16 Haktp, Sejumlah Pihak Deklarasi Pemenuhan Hak, Perlindungan Perempuan dan Anak Aceh

Jeumpa Media| Banda Aceh – Flower Aceh berkolaborasi dengan Islamic Relief dan Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) menyelenggarakan Festival Pemenuhan Hak dan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan tema Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Aceh Mulia. Bertempat di Car Free Day, Minggu pagi (1/12/2024).

Pj Gubernur Aceh yang diwakili oleh Meutia Juliana, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh (DP3A) menyampaikan beberala rekomendasi pemerintah. Ia menyoroti pentingnya memperkuat peran perempuan di semua sektor.

“Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran HAM yang tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apapun. Festival ini langkah strategis untuk mengedukasi kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan pola pikir yang mendukung kesetaraan gender serta perlindungan hal perempuan dan anak” ucapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Balai Syura Ureung Inong Aceh (BSUIA), KKRAceh , perempuan akar rumput, media. Mereka bersama-sama memberikan rekomendasi dan menegaskan komitmen untuk melindungi dan memajukan hak-hak perempuan dan anak.

Ket : Dalam kegiatan ini sejumlah pihak dari lembaga pemerintah dan masyarakat serta jurnalis turut menandatangani komitmen bersama pemenuhan hak dan perlindungan perempuan dan anak di Aceh, termasuk mewakili KKR Aceh, Sharli Maidelina SPd CPM, Ketua Pokja Perempuan/Komisioner.

Dalam sesi diskusi, berbagai masukan dari peserta turut ditampung, termasuk isu terkait usia anak, perempuan muda, dan permasalahan lainnya.

Mutia menegaskan bahwa nantinya semua masukan dalam acara ini akan menjadi bahan penting untuk kebijakan yang lebih baik di masa mendatang.

” Kita akan memperkuat desa ramah perempuan dan anak dan membentuk ruang bersama , tempat perempuan bisa meningkatkan ekonomi, daya politik, hak-hak anak agar anak hidup bahagia dan sejahtera” tutupnya.

Sebagai simbol komitmen bersama, para peserta menandatangani deklarasi pemenuhan hak perempuan dan anak yang diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Aceh yang lebih adil dan sejahtera.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Aceh untuk terus memperjuangkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak, selaras dengan nilai-nilai mulia yang diwariskan oleh para pahlawan perempuan Aceh. (Mis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *