Khas Ramadhan, Intip Larisnya Kuliner Legend Mak Lemang di Banda Aceh

Jeumpa Media | Banda Aceh – Lemang menjadi salah satu kuliner khas warga Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Makanan yang terbuat dari campuran beras ketan dan santan yang kemudian dibakar dalam bambu ini disajikan dengan selai srikaya atau tape.

Proses pembuatan secara keseluruhan masih sangat tradisional. Pembakaran lemang yang menghasilkan aroma gurih khas lemang tentu sangat menggoda untuk dijadikan panganan manis pada saat berbuka.

Bagi warga Aceh sendiri, lemang banyak dijual di sore hari bersamaan dengan takjil-takjil lainnya.

Proses pembuatan lemang yang cukup panjang dan membutuhkan teknik pembakaran khusus ini bisa memakan waktu hingga 4 jam lamanya.

Hafsah, selaku pemilik dari Mak Lemang yang berlokasi di Lamdingin, Banda Aceh, menyampaikan bahwa tidak semua orang dapat membuat lemang yang enak dan matangnya merata. Ia sendiri telah memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam berjualan lemang.

“Saya sudah jualan 30 tahun. Orang ga semua ahli buat lemang, kadang kalau bara apinya tidak rata nanti matangnya cuma diujung atau luarnya aja, nanti keras lemangnya” ungkap Hafsah.

Di Lemang Hafsah sendiri, lemang diproduksi disebuah gubuk kecil tanpa dinding dengan pekerja yang bisa mencapai 10 orang di bulan Ramadhan. Masing-masing pekerja bertugas untuk menyiapkan ketan, melapisi bagian dalam bambu dengan daun pisang, menyiapkan santan, memasak selai srikaya hingga menjaga kestabilan bara api dalam proses pembakaran lemang.

Sejak pukul 09.00, para pekerja sudah mulai terlihat sibuk untuk menyiapkan kuliner ini.

Azizah, menantu dari pemilik lapak Mak Lemang Hafsah menuturkan bahwa permintaan lemang selalu meningkat setiap bulan puasa.

“Kalau hari biasa kita habis sekitar 25-40 Kg ketan, pas puasa kita bisa habis sampai 75 Kg ketan” ujarnya.

Selai srikaya sebagai pendamping juga tidak kalah penting. Azizah mengatakan bahwa jika puasa, ia harus menyiapkan selai sampai 3 Kg dengan proses pemasakan hingga 1 jam lamanya.

Lemang yang dijual di Mak Lemang ini dapat dibeli mulai pukul 16.00 dengan harga mulai dari Rp. 10.000 saja. Pembeli dapat memilih pendamping lemang dengan srikaya atau dengan tape manis. (Hul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *