Jeumpa Media | Banda Aceh – Industri pembuatan kue kering untuk daerah Banda Aceh dan Aceh Besar banjir orderan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Dengan harga dan jenis kue yang variatif, diharapkan pemasaran kue kering ini dapat menjangkau seluruh kalangan dengan produk yang beraneka jenis.
Misalnya, di rumah produksi Win Kue yang berlokasi di Gampong Meunasah Moncut, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Mereka menawarkan berbagai jenis kue kering dengan harga mulai dari Rp17 ribu hingga Rp 100 ribuan tergantung jenis dan gramasi. Pemasarannya dilakukan dengan cara penjualan langsung atau dititipkan juga ke beberapa toko yang menjadi mitra mereka.
Erwina, selaku pemilik dari usaha Win Kue menuturkan bahwa setiap tahunnya menjelang lebaran terjadi lonjakan permintaan kue keringnya. Ia bisa menjual 1000-1500 box yang berisi 15-20 kue kering seperti nastar, kukis coklat, sagon, hingga lontong paris.
“Karena itu kami juga menambah karyawan, selain karyawan yang sehari-hari disni, kami juga memperkerjakan ibu-ibu disekitar sini.” Ungkapnya pada Senin, (24/3/2025).
Pesanan mengalami peningkatan sejak pekan kedua di bulan ramadhan. Jika pada hari biasa ia hanya memiliki 2-3 orang pekerja, jelang lebaran ia harus menambah hingga mencapai 6 orang.
Erwina juga menambahkan bahwa dalam momen-momen lebaran seperti ini, harga kue kering pun sedikit lebih mahal dari hari-hari biasa.
“Ya, memang sedikit lebih mahal karena kita juga harus menambah jumlah pekerja dan harga bahan baku pun menjelang lebaran pasti naik.” Ujarnya.(Hul)
