Jeumpa Media | Aceh Besar – Sebanyak 14 provinsi di Indonesia menggelar kegiatan Panen Raya Serentak dan terhubung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang memimpin langsung kegiatan ini di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Senin, (7/4/2025).
Pada kesempatan ini turut hadir Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., serta Forkopimda Provinsi Aceh dan Dinas Pertanian Aceh di Gampong Lamcarak, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar.
Selain itu, tampak pula beberapa tokoh penting lainnya seperti Gubernur Aceh, Wakapolda Aceh, Anggota DPR RI Komisi IV, Aster Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Kapendam IM, Dandim 0115/Simeulue, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Kepala Perum Bulog Kanwil Aceh, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh, Bupati Aceh Besar, Kapolres Aceh Besar, Wakil Bupati Aceh, Ws. Dandim 0101/KBA, anggota DPRA, para penyuluh pertanian, unsur Forkopimda Aceh Besar, OPD terkait, Muspika Kecamatan Seulimum, serta kelompok tani dan masyarakat Desa Lamcarak.
Dalam kata sambutannya, , Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal meyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan berperan penting dalam memperkuat kolaborasi antara Babinsa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan.
“TNI, khususnya jajaran Kodam Iskandar Muda, akan terus mendukung penuh program ketahanan pangan. Ini adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi lintas sektor,” tegas Pangdam.
Ia juga menegaskan bahwa personel TNI dalam hal ini Babinsa di jajaran Kodam IM akan terus aktif mendampingi para petani, mulai dari pengolahan lahan hingga panen, termasuk mengoptimalkan lahan tidur guna mendukung peningkatan produksi pangan di wilayah Aceh.
Terhubung secara virtual, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf memberi laporan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kegiatan Panen Raya Serentak di Aceh berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebijakan pembangunan nasional.
Muzakir juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membeli gabah petani seharga minimal Rp 6.500 per kilogram demi kesejahteraan petani.
Sedangkan Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja semua pihak terkait, termasuk Kementerian Pertanian, TNI, khususnya Babinsa, dan Pemerintah Daerah, dalam menjaga ketersediaan dan harga pangan Nasional. Dia juga menegaskan pentingnya kerja sama antarlembaga untuk mencapai kedaulatan pangan.
“Saya mengapresiasi koordinasi luar biasa antara Menko Pangan dan Menteri Pertanian yang turun langsung ke lapangan. Hasilnya mulai terlihat, harga pangan stabil, bahkan cenderung turun, dan beberapa komoditas sudah mampu diekspor seperti telur,” ungkap Prabowo.(Ril)
