Jeumpa Media | Pidie – Kisah pilu yang dialami Keluarga Faisal dan Wahyuni Warga Padang Tiji, Pidie. Kedua anaknya mengalami sakit yang amat parah, salah satu diantara menderita Bocor Jantung dan Hidrosifalus sejak lahir Minggu, (11/5/2025).
Anak pertama dari pasangan Faisal dan Wahyuni, ia adalah Muhammad Rasyikul Habib (3) menderita sakit bocor jantung, sementara adiknya berusia 2 bulan menderita Hidrosifalus baru saja menjalani operasi pemasangan selang dikepala dan mulut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.
Kini Wahyuni harus rutin seminggu sekali untuk melakukan perawatan membawa kedua anaknya ke Banda Aceh.
Tidak sedikit pula biaya yang harus di keluarkan oleh keluarga ini, Faisal orang tua korban hanya sebagai Buruh Harian Lepas, sementara ibu hanya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).
” Kami kesulitan biaya untuk bolak balik ke Banda Aceh untuk kontrol ulang setiap seminggu sekali paska operasi, saya punya tiga anak yang masih kecil, si abang usia menderita bocor jantung, adik nya baru berusia 2 tahun juga ditinggalkan kalau ke Banda Aceh dan si adik berusia 2 bulan baru selesai operasi karena menderita Hidrosifalus sejak lahir,” cerita Wahyuni.
Hidrosifalus adalah jenis penyakit menumpuknya cairan di otak dalam.
Kondisi ini semangkin berat, suami saya tidak punya pekerjaan yang pasti, rezeki hanya cukup untuk makan sehari hari dan kebutuhan ketiga anak saya, tuturnya.
Berbagai upaya telah dilakukan, kini sang Abang yang menderita bocor jantung terpaksa harus berhenti berobat karena keterbatasan biaya bolak balik ke Banda Aceh.
Sang ibu kini pasrah hanya mampu berharap anak-anaknya bisa sehat dan berumur panjang terus mencoba berusaha semampunya untuk membawa anaknya berobat. (Mala)
