Jeumpa Media | Aceh Tamiang – Kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Personel Koramil 06/Manyak Payed bersama Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzipur 10, Yonif TP 907, dan Yonif TP 853 bahu-membahu melakukan renovasi SD Negeri 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir bandang, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan renovasi ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana, sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dapat segera kembali normal.
Sebelumnya, banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan kerusakan cukup serius pada berbagai fasilitas umum, termasuk rumah warga dan gedung sekolah.
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam renovasi sekolah tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Menurutnya, sekolah menjadi fasilitas penting yang harus segera diperbaiki agar anak-anak tidak terlalu lama kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan.
“Sebagai Babinsa, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat. Pasca banjir bandang, banyak fasilitas yang rusak, termasuk sekolah. Padahal, sekolah adalah tempat membentuk masa depan anak-anak. Oleh karena itu, kami bersama Satgas Gulbencal berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan belajar mengajar bisa segera berjalan kembali,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Koramil 06/Manyak Payed bersama Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzipur 10, Yonif TP 907, dan Yonif TP 853 mengerjakan berbagai perbaikan fisik.
Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan paving block di area sekolah, perbaikan pagar, pengecatan atap bangunan, serta perbaikan plafon di sejumlah ruang kelas yang rusak akibat banjir.
Seluruh kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan mengedepankan semangat kebersamaan. Para prajurit tampak saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan renovasi demi menciptakan lingkungan sekolah yang kembali aman dan nyaman bagi guru maupun siswa.
Salah seorang warga setempat, Ahmad (45), yang merupakan orang tua murid SD Negeri 1 Tualang Cut, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada TNI atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit yang bekerja tanpa kenal lelah membantu masyarakat pascabencana.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Sekolah ini sangat penting bagi anak-anak kami. Dengan cepatnya perbaikan yang dilakukan, anak-anak bisa segera kembali belajar. Semoga semua kebaikan bapak-bapak TNI mendapat balasan dari Tuhan,” ungkapnya.
Aksi cepat dan tanggap tersebut menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pemulihan pascabencana, khususnya di bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, TNI berharap dapat menumbuhkan semangat dan optimisme masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan setelah bencana.(*)
