Jeumpa.com | Jakarta – Beberapa bahan makanan pokok mengalami kelonjakan harga secara nasional. Salah satu kenaikan harga yang menjulang tinggi ini terjadi pada bahan pokok beras. Lonjakan harga sembako tersebut terjadi karena banyaknya permintaan dari konsumen daripada ketersediaan barang.
Berikut rincian harga beras pada Selasa, 20 Februari 2024 :
Harga Beras Hari Ini
Terjadi kenaikan harga beras pada varian beras premium dan beras medium.
Merujuk pada laman Website Harga Badan Pangan Nasional, mulai Selasa 20 Februari 2024, rata-rata harga beras premium tembus menjulang hingga Rp 16.400 per kg.
Penetapan harga tersebut meningkat sebesar 1,93 persen atau Rp 310 dari hari sebelumnya.
Dikutip dari panel harga Bapanas pukul 9.43 WIB, lonjakan harga beras ini juga terjadi pada beras medium yang harganya naik hingga 0,71 persen atau Rp 100 dibandingkan hari kemarin. Saat ini untuk rata-rata harga beras premium menjadi Rp 14.180 per kg.
Harga tersebut merupakan harga rata-rata harian nasional di pedagang eceran.
Dikutip dari Kompas.com, harga beras tersebut sudah melampaui harga eceran tertinggi (HET). Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras diatur berdasarkan zonasi.
Untuk Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi, HET beras medium senilai Rp 10.900 per kilogram (kg) sedangkan beras premium Rp 13.900/kg.
Sementara itu, untuk Zona 2 meliputi Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan, HET beras medium sebesar Rp 11.500/kg dan beras premium Rp 14.400/kg.
Adapun zona 3 meliputi Maluku dan Papua, HET beras medium sebesar Rp 11.800/kg, dan untuk beras premium sebesar Rp 14.800/kg.
Kasus kenaikan harga tidak hanya terjadi pada beras saja, melainkan juga pada komoditas lain seperti gula pasir, bawang merah, kedelai biji kering impor, cabai merah keriting, hingga cabai merah rawit.
Untuk Harga gula naik hingga Rp 17.600 per kg atau sebesar Rp 50 dibandingkan kemarin.
Bawang merah mengalami kenaikan harga sebesar Rp 440 dari hari sebelumnya sehingga menjadi Rp 34.010 per kg.
Untuk kedelai biji kering impor harganya turun menjadi Rp 13.310 per kg atau sebesar Rp 40 dari hari sebelumnya.
Selain itu, harga cabai merah keriting naik hingga tembus Rp 64.330 per kg atau dengan kenaikan Rp 1.890, dan untuk harga cabai merah rawit naik sebesar Rp 3.030 menjadi Rp 63.380 per kg.
Hal yang sama juga terjadi pada varian pangan sumber protein hewani seperti daging sapi murni, daging ayam ras, hingga telur ras.
Rata-rata harga daging sapi murni berada di harga Rp 135.680 per kg atau naik Rp 1.670. Kemudian harga daging ayam ras juga naik Rp 630 menjadi Rp 37.010 per kg, dan harga telur ras kini menjadi Rp 29.570 per kg setelah naik Rp 490. (Rn)
