Jeumpa.com | Kota Langsa – Sabtu (24/02/2024) Demi mewujudkan koordinasi layanan pasokan listrik, RSUD Langsa menerima kunjungan Tim PLN serta memberikan sosialisasi terkait bahaya instalasi yang dapat memicu kebakaran.
Demikian disampaikan Plt Direktur RSUD Langsa, dr Helmiza Fahry, melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Harris Gusnally, bahwa kedatangan tim PLN ke rumah sakit umum daerah adalah untuk koordinasi terkait pelayanan dan sosialisasi antisipasi kebakaran.
Dalam kunjungannya, Tim PLN juga menanyakan saran-saran maupun hal apa saja yang masih jauh dari kekurangan terhadap layanan yang diberikan PLN kepada RSUD Langsa.
“Alhamdulillah, masih jauh dari kekurangan yang kita katakan, adapun beberapa kekurangan-kekurangan yang mungkin tidak terlalu signifikan,” sebut Harris disela-sela kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/02/2024).
Selanjutnya, kepada Tim PLN, Harris menyampaikan bahwa penggunaan aliran listrik mengalami penurunan dalam beberapa bulan ini dikarenakan ada beberapa alat yang tidak dipakai selama ini, sehingga penggunaan listrik menjadi lebih hemat.
Pihak RSUD berharap kepada PLN supaya jalinan kerjasama ini terus terjalin dengan baik, dan terkait apabila ada pemadaman listrik agar cepat di informasikan pada RSUD, sehingga pihaknya dapat mensiagakan petugas genset.
Dalam kesempatan yang sama, Tim PLN, diwakili Herman, memberikan sosialisasi sekilas terkait dengan bahaya listrik yang bisa mimicu kebakaran, kecelakaan listrik atau kesetrum.
“Penggunaan yang tidak sesuai atau keliru bisa membuat stop kontak menjadi meleleh atau terbakar, sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran,” jelas Herman.
Potensi kebakaran itu bisa saja terjadi akibat penggunaan berlebihan pada satu stop kontak dengan banyak menyambung terminal, plat stop kontak yang longgar, itu juga dapat membuat konslet listrik yang memicu kebakaran.
“Matikan lampu dan yang lainnya bila tidak digunakan cok jangan lupa dicabut, lebih baik mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan,” Saran Herman. (Nj)
