Jeumpa.com | Banda Aceh – Hari terakhir pelaksanaan pleno KIP Aceh menyisakan 2 kabupaten yang harus ditinjau ulang, yaitu kabupaten Pidie dan Aceh Timur di Aula Jeddah Asrama Haji, Banda Aceh, Minggu (10/03/2024).
Sidang yang dipimpin Ketua KIP Aceh Saiful dimulai pukul 10.00 WIB – 12.50 WIB dan diskor sampai pukul 16.00 WIB untuk mendapatkan hasil tinjau ulang suara kembali sesuai rekomendasi Bawaslu provinsi.
Hasil pantauan jeumpa.com sidang pleno yang dijadwalkan terakhir hari ini kembali memanas setelah dibacakan hasil suara dari kabupaten Aceh Timur. Sejumlah saksi partai seperti Nasdem, PAS, Demokrat dan serta saksi lainnya memprotes suara kecamatan yang berbeda dengan TPS.
Sementara itu, ketidaksesuaian suara antara kecamatan dan desa terjadi di 10 kecamatan di Aceh Timur. Dalam hal ini, Panwaslih Aceh Timur Muhammad Fazil mengatakan perubahan suara terjadi dari desa ke kecamatan dan ada 10 kecamatan yang bermasalah.
“Kita sudah coba laporkan ini ke KIP Aceh Timur namun di pleno KIP hanya dibahas di kecamatan yang tidak bermasalah saja, sementara yang bermasalah dikembalikan ke kecamatan terkait untuk diperbaiki,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut Komisioner KIP Aceh Iskandar Abdul A. Gani mengatakan surat laporan yang dibuat oleh panwas tidak ada nama partainya.
“Jika ada yang keberatan harap mengisi form keberatan,” tegasnya.
Walau gelombang protes terus terjadi rapat sementara ditutup dan akan dilanjutkan pukul 16.00 WIB untuk membahas permasalahan di Kabupaten Aceh Timur dan Pidie.
Berbeda dengan Aceh Timur, masalah yang terjadi di Pidie terkait penggelembungan suara DPD juga akan dilanjutkan usai problematika Aceh Timur selesai dilakukan. (AP)
