Jeumpa Media | Banda Aceh – Memasuki hari puasa ke-18, antusiasme warga berburu takjil dan ngabuburit masih belum juga surut, Jumat (29/03/2024).
Dari hasil pantauan Jeumpa.com, Di Sp.7 Ulee Kareng masih terus mengalami kemacetan dan tidak ada tanda-tanda akan berkurang hingga penghujung bulan Ramadhan nanti.
Faktanya, jalananan yang padat bukanlah tanpa alasan. Selain sebagai jalan utama dengan 7 persimpangan, saat ini Simpang Tujuh juga dipadati berbagai jenis dagangan yang menggugah selera. Seperti sate, rujak manis, minuman segar, makanan berat seperti aneka jenis nasi, lauk, dan berbagai jenis takjil lainnya.
Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika daerah tersebut mengalami kemacetan. Karena selain pengendara yang lewat, juga banyak masyarakat yang sengaja berhenti untuk membeli takjil.
Padatnya arus kendaraan di Sp.7 khususnya pada pukul 18.17 WIB ketika waktu menjelang berbuka puasa semakin dekat, membuat masyarakat yang ingin berburu takjil harus berhati-hati apabila ingin menghentikan kendaraannya.
Seperti Rara, pemburu takjil yang baru keluar menjelang buka puasa lantaran tinggal tidak jauh dari kawasan tersebut.
Ia menjelaskan jika dirinya kesulitan menemukan tempat parkir ketika membeli sate ayam, lantaran terdapat pengunjung yang memarkir motornya di samping gerobak tersebut dan juga padatnya arus kendaraan di jalan utama. Ia khawatir jika dirinya akan lengah dan malah menyerempet pengendara lain. (Tsy)
