Jeumpa Media | Langsa – Sebagai langkah memastikan pemulihan korban pelecehan terhadap anak, Pemerintah Kota Langsa melalui UPTD.PPA DP3AKB melaksanakan Home Visite ke rumah korban, Kamis (25/04/2024).
Home visite ini melibatkan Psikolog klinis yang tergabung dalam Tim penanganan kekerasan Perempuan dan Anak di instansi tersebut. bertujuan untuk memastikan serta melanjutkan hak korban terutama pemulihan mental yang dialami pasca kejadian.
Kasubbag Tata Usaha UPTD.PPA, Meutia Wati, S.STP, yang ikut andil dalam kunjungan tersebut menyampaikan kepada Jeumpa.com mengatakan, tujuan ini adalah salah satu tugas pokok UPTD.PPA sesuai tupoksi kedinasan yang telah ditetapkan termasuk layanan pemulihan korban.
“Pemulihan mental merupakan layanan yang sangat wajib diberikan kepada korban kekerasan seksual terutama anak bawah umur dikarenakan perubahan psikologis korban yang kurang baik akan berdampak secara berkepanjangan bila tidak diberikan langkah pemulihan” Ucap Meutia didampingi Psikolog Klinis Dewina Ulfah Nasution, S.Psi, M.Psi.
Meutia melanjutkan, korban usia belia dikunjungi hari ini sudah mulai pulih dan kembali ceria layaknya anak-anak lain.
“Namun, pemantauan dan pemulihan tidak berhenti sampai disini, kita tetap monitoring perubahan perilaku korban melalui tenaga ahli yang berkompeten dalam hal ini psikolog klinis” Sambung Tia, sapaan akrabnya.
Kepala Dinas DP3APPKB Kota Langsa, Amrawati, SKM, MKM melalui Kepala UPTD.PPA Putri Nahrisah, PhD mengatakan, layanan terhadap korban kekerasan khusus perempuan dan anak akan diberikan layanan dari beberapa item meliputi pendampingan hukum, pemulihan kesehatan dan mental, layanan visum, layanan lain yang kiranya perlu.
“Kehadiran UPTD.Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Langsa adalah untuk melayani masyarakat yang mengalami kekerasan fisik, psikologis, KDRT, kekerasan seksual dan sejenisnya agar terpenuhi hak maupun kebutuhannya sebagai korban” Ucap Putri.
Putri melanjutkan, upaya memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak akan maksimal tanpa kerjasama berbagai lintas sektor dan elemen masyarakat. Oleh karena itu, Putri berharap kepada seluruh elemen masyarakat, lintas organisasi pemerintah dan swasta kiranya dapat bersama-sama memberantas kasus kekerasan khususnya di Kota Langsa.(Nj)
