Sekda Aceh Dianggap Keliru, Lanjutkan Bantuan BRA Tahun Ini

Jeumpa Media – Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi dinilai keliru oleh Nasruddin Bahar selaku Koordinator Transaparansi Tender Indonesia. Karena Azwardi ngotot melanjutkan program dan kegiatan bantuan oleh Badan Reintegrasi Aceh tahun ini, meski program yang sama tahun lalu, ditelisik oleh penyidik kejaksaan karena diduga fiktif. Kamis, 16 Mei 2024.

Nasruddin Bahar mengatakan “Pertanyaan besarnya, mengapa Sekda Aceh ngotot melanjutkan program itu? Pasti dia memiliki kepentingan agar program itu diteruskan meski program yang sama tahun lalu bermasalah.

Seharusnya Azwardi menunda penyaluran seluruh program bantuan untuk korban konflik di BRA setelah Kejaksaan Tinggi Aceh menyidik dugaan korupsi pengadaan bibit ikan kakap kepada sembilan kelompok di Aceh Timur. Apalagi program itu menghabiskan uang sebesar Rp 15 miliar.

Koordinator Transaparansi Tender Indonesia ini juga menambahkan tidak seharusnya Azwardi memaksakan kehendaknya, menggunakan kuasanya sebagai sekretaris daerah dan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh seolah-olah perkara Rp 15 miliar itu tidak berarti. Bahkan Nasruddin mengecam pernyataan Azwardi yang menyebut pengadaan fiktif Rp 15 miliar itu sekadar dugaan dan belum tentu benar.

Selaku pejabat yang bertanggung jawab, Azwardi seharusnya memberikan pernyataan yang menyejukkan. Terutama menyatakan untuk menghentikan penyaluran bantuan tahun ini dan mengevaluasi program yang dianggarkan di BRA.

“Bukan mustahil kejadian yang sama akan terulang kelompok kelompok penerima bantuan dibuat fiktif hanya di atas kertas belaka,” Ujarnya.

Sekretaris Daerah Aceh Azwardi seharusnya memahami bahwa masyarakat mendesak agar bantuan itu ditunda, bukan dibatalkan, sampai Pemerintah Aceh membentuk tim untuk meneliti kebenaran kelompok penerima program itu.

“hanya dibutuhkan niat baik Azwardi agar seluruh anggaran ini digunakan tepat sasaran, Pungkasnya.”(YM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *