Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere Bisa Bayar UKT dengan Hasil Bumi

Jeumpa Media | Nusa Tenggara Timur – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini bisa sedikit bernapas lega jika belum memiliki uang tunai untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT). Kampus ini memperbolehkan mereka membayar UKT menggunakan hasil bumi dalam bentuk panen pertanian atau tangkapan laut.

Rektor Unimof, Erwin Prasetyo, menjelaskan bahwa kebijakan ini telah berlaku sejak 2018. Menurutnya, Unimof juga menawarkan opsi pembayaran UKT dengan dicicil selama enam tahun atau 72 kali cicilan per bulan.

Erwin menjelaskan bahwa Unimof mulai memperbolehkan pembayaran UKT dengan hasil bumi berawal dari kisah seorang mahasiswi yang tidak mampu membayar biaya kuliah karena keterbatasan uang.

“Mahasiswa itu mengeluh tidak bisa membayar karena tunggakan (uang kuliah) waktu itu sekitar Rp 1 juta lebih,” kata Erwin dikutip berbagai sumber, Selasa (28/5).

Kemudian, Erwin bersama timnya mengembangkan mekanisme pembayaran UKT dengan hasil bumi, seperti kemiri, kakao, kelapa, dan tangkapan laut. Kampus bahkan sampai harus menyewa gudang untuk menyimpan hasil panen kemiri dan berencana melatih mahasiswa dalam wirausaha.

Unimof memiliki dua fakultas: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Sains dan Bisnis. Kedua fakultas ini menawarkan program studi yang terakreditasi B.

Biaya studi di Unimof untuk tahun ajaran 2023/2024 adalah sebagai berikut:

  • Biaya semester I hingga semester VIII masing-masing sebesar Rp 3.500.000 ditambah biaya pembangunan Rp 2.000.000, menjadi total Rp 5.500.000 per semester.
  • Biaya tersebut mencakup biaya SPP, SKS, magang, KKN, skripsi, jas almamater, dan biaya ujian.

Mahasiswa Unimof yang menghadapi kesulitan ekonomi tetapi memiliki prestasi akademik juga dapat mengikuti program beasiswa seperti KIP-K dari pemerintah dan KIP Kuliah Aspirasi dari DPRD setempat. (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *