Jeumpa Media | Aceh Barat – Kehadiran sekelompok Warga Negara Asing (WNA) di perbatasan Desa Leubok Panyang dan Desa Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, membuat warga setempat merasa khawatir dan resah. Hingga saat ini, asal-usul kelompok WNA tersebut belum diketahui, Kamis (20/6/2024) lalu.
Keuchik Desa Leubok Panyang, Mustafa, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai keberadaan kelompok yang diduga WNA tersebut, meskipun mereka sudah lama berada di lokasi tersebut.
“Saat ini kami belum mengetahui perusahaan apa yang ada di situ, karena sesekali mereka terlihat bekerja menggali,” ujar Mustafa.
Mustafa mengungkapkan bahwa di lokasi tersebut sudah terdapat mes milik kelompok WNA, dan dirinya juga melihat ada dua excavator yang terparkir di area tersebut.
“Mereka sudah berada di lokasi itu sejak 5 Juni 2023, namun hingga kini belum ada laporan mengenai keberadaan mereka kepada pihak kami,” ungkap Mustafa.
Menurut Mustafa, warga sekitar merasa resah dengan keberadaan para WNA tersebut, terutama karena diduga mereka melakukan penambangan emas di lahan warga di perbatasan kedua desa tersebut.
“Mereka hanya sesekali bekerja, namun jika mereka mulai bekerja penuh, hal itu akan membuat masyarakat khawatir karena limbahnya bisa mengalir ke sungai dan berdampak pada Desa Leubok Panyang, bisa jadi desa kami nanti terkena banjir,” jelas Keuchik Mustafa.
Mustafa berharap pihak berwenang segera menyelidiki keberadaan orang asing di desa mereka agar warga tidak terus-menerus merasa khawatir.
“Mereka belum pernah berkomunikasi dengan masyarakat. Jika memang perusahaan tersebut bergerak di bidang penambangan emas, mengapa mereka tidak merekrut pekerja dari masyarakat setempat yang selama ini menganggur?” tutup Mustafa. (AP)
