Maraknya Gepeng, Bahkan Disinyalir Terorganisir di Banda Aceh 

Jeumpa Media | Aceh – Perihal semakin banyak dan meningkat nya gelandangan dan pengemis (gepeng), Pemerintah Kota Banda Aceh melalui dinas terkait akan melakukan peningkatan penertiban. Hal tersebut karena disinyalir aktivitas gepeng semakin terorganisir di provinsi Aceh.

“Berdasarkan laporan masyarakat dan amatan di lapangan, keberadaan gepeng memang kian marak di kota kita,” ucap Bachtiar selaku Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesra Sekdako Banda Aceh, menyampaikan di Balai Kota pada Jumat, (21/6/2024).

Kemudian, sesuai petunjuk dari Pj Wali Kota, Bachtiar menginstruksikan Satpol PP bersama Dinas Sosial, DP3AP2KB, dan dinas terkait lainnya agar lebih gencar menertibkan gepeng.

“Dari pengalaman yang sudah-sudah, mayoritas mereka berasal dari luar” ujarnya.

Bachtiar juga menambahkan bahwa Pemko Banda Aceh segera mengambil tindakan tegas terhadap indikasi gepeng yang terorganisir.

“Selama ini terhadap mereka yang terjaring razia, setelah kita bina, lalu kita upayakan dikembalikan ke daerah asal. Tapi kalau memang tercium ada modus lain, ada oknum atau kelompok yang mengorganisir, bahkan tindak pidana seperti eksploitasi anak. Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk ditindak lebih lanjut. Hal seperti itu tidak boleh ada di Banda Aceh,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak melayani permintaan gepeng yang sering mangkal di persimpangan dan pusat kota atau keramaian lainnya, sesuai dengan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Dilansir dari RRI, qanun tersebut melarang setiap orang atau badan meminta bantuan atau sumbangan di jalan, pasar, kendaraan umum, lingkungan permukiman, rumah sakit, sekolah, kantor, dan tempat ibadah tanpa izin resmi.

Bachtiar turut menyarankan masyarakat jika ingin berdonasi menyalurkan bantuan dapat melalui lembaga resmi atau langsung menemui pihak yang membutuhkan tersebut.

“Mohon tidak melayani peminta-peminta di pinggir jalan karena itu justru akan membuat keberadaan mereka semakin eksis dan mencoreng wajah kota kita,” pungkasnya. (rn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *