Wakil Ketua DPRK Langsa Apresiasi Wahana Bermain Terbaru Di Latos

Jeumpa Media | Langsa  – Wakil Ketua DPRK Langsa, Saifullah, SE, MM mengapresiasi kehadiran wahana permainan anak di Langsa Town Square (Latos) sehingga dapat menarik minat masyarakat Kota Langsa, Minggu (30/6/2024).

Dalam kunjungannya ke Latos itu, Saifullah berujar besar harapan kiranya dengan hadirnya fasilitas wahana tersebut sangat menarik perhatian masyarakat Kota Langsa dan kabupaten tetangga untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan itu.

“Kita berharap, Latos menjadi denyut perekonomian Kota Langsa, setidaknya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa,” ungkap Politisi Golkar ini.

menurutnya, aktivitas jual beli masyarakat di pusat pasar yang semakin padat tentunya menimbulkan kejenuhan bagi sebagian pengunjung, oleh karena itu sudah menjadi langkah tepat bagi pengembang Langsa Town Square (Latos) menyediakan tempat santai para pengunjung beserta keluarga.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pengelola Latos telah menyediakan berbagai wahana permainan anak yang bebas dari bising yang tentunya ramah lingkungan dan anak.

Selain wahana anak, di lantai dua Latos kini juga tersedia tempat cafe, coffee shop dan restaurant atau jajanan kuliner yang dapat memanjakan keluarga untuk bersantai disela-sela berbelanja maupun sekedar lepas penat.

Sures, selaku owner Latos mengatakan pihaknya terus mengembangkan Latos secara perlahan dengan mengajak pebisnis yang mau bekerjasama membangun potensi yang selama ini terhambat.

“Masih banyak yang akan dibenahi untuk memberikan kenyamanan untuk pengunjung, bagi pengunjung yang berbelanja bisa menitipkan anak sambil ngopi di lantai 2 Latos Mall,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak awal planning Latos ini dibangun dengan empat lantai, pada lantai dasar dimanfaatkan untuk pusat pasar, kemudian pada lantai 2,3 untuk mall, sedangkan lantai 4 sebagai wahana permainan anak (game zone) dan hotel.

Pihak manajemen terus membenahi berbagai sisi seperti kondisi lahan parkir yang memadai serta dilengkapi toilet yang bersih dan musholla sebagai sarana beribadah yang nyaman bagi pengunjung.

Sejauh ini masyarakat sebatas memahami bahwa di Latos hanya tersedia pajak untuk berjualan baju, pasar rakyat, aksesoris dan kebutuhan lainnya.

“Padahal, sejak dibangunnya Latos dari 2012 lalu planning pembangunan latos untuk membangun mall di Kota Langsa, namun terhambatnya pembangunan tersebut karena kurangnya dukungan Bank daerah maupun Bank swasta di Aceh,” urai Sures.

Harapan Pemerintah Kota Langsa dan Pengembang adalah menjadikan Latos sebagai ikon dan magnet perekonomian kota Langsa serta dapat menyerap banyak tenaga kerja untuk membuka lapangan kerja.(nj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *