Waspada Nyeri Haid, Berisiko Idap 5 Penyakit Ini

Jeumpa Media | Banda Aceh – Masa menstruasi kadang bisa menjadi hari paling menyebalkan bagi perempuan. Hal ini disebabkan nyeri haid atau dismenore yang dapat menyerang, Rabu (31/07/2024).

Dilansir dari halodoc, dismenore adalah nyeri di perut bagian bawah hingga punggung belakang yang dapat terjadi sebelum atau sesudah masa menstruasi. Meskipun normal, nyeri yang sangat parah ternyata bisa menjadi indikasi adanya penyakit berbahaya seperti 5 penyakit berikut ini.

1. Endometriosis

Kondisi ini terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim muncul di luar rahim. Selain rasa nyeri parah, Endometriosis juga ditandai dengan gejala lain, seperti menstruasi yang berlangsung selama lebih dari 7 hari, perdarahan di luar siklus menstruasi, nyeri saat buang air, hingga kesulitan hamil.

2. Fibroid Rahim

Fibroid rahim menyebabkan perempuan lebih berisiko alami nyeri yang sangat hebat saat menstruasi. Kondisi ini merupakan pertumbuhan sel non kanker di luar atau dalam rahim. Selain nyeri haid yang berlebihan, kondisi ini juga menyebabkan perdarahan yang berlebihan saat seorang wanita mengalami menstruasi.

3. Pelvic Inflammatory Disease

Pelvic Inflammatory Disease (PID) umumnya disebabkan oleh infeksi menular seksual, seperti klamidia atau gonore. Selain nyeri haid parah, kondisi ini juga ditandai dengan nyeri ketika berhubungan intim, muncul perdarahan saat berhubungan intim, keputihan yang tidak normal, sensasi panas pada Miss V saat buang air kecil, hingga muncul darah di luar waktu menstruasi.

4. Stenosis Serviks

Stenosis serviks adalah kondisi di mana bukaan serviks menjadi sangat sempit atau bahkan tertutup. Sehingga darah yang keluar saat menstruasi terhambat. Selain masalah nyeri haid, stenosis serviks juga ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur.

5. Adenomiosis

Adenomiosis terjadi saat jaringan endometrium yang melapisi rahim tumbuh menjadi otot pada rahim. Sehingga membuat rahim menjadi menebal. Meskipun tidak selalu menimbulkan gejala, kondisi ini menyebabkan perdarahan menstruasi menjadi lebih banyak.

Berikut 5 penyakit yang kemungkinan ditandai dengan rasa sakit parah ketika haid. Untuk mengurangi nyeri haid, dapat dilakukan dengan mandi air hangat, kompres perut bagian bawah, konsumsi makanan sehat, melakukan aktivitas fisik ringan, dan melengkapi cairan tubuh. (Tsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *