Jeumpa Media|Banda Aceh – Dilaporkan sebanyak 17 unit rumah yang terdiri dari 13 pemilik terbakar di Jalan Tanggul, Desa Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh pada Kamis (20/2/2025).
Api mulai menyambar sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh mulai menerima laporan pada pukul 15.15 WIB. Armada pertama tiba pada pukul 15.25, namun api tidak dapat langsung dipadamkan karena aliran llistrik masih aktif.
Terdapat beberapa kendala lain dalam proses pemadam, seperti akses jalan yang sempit, rumah berdempetan dan padat, hingga konstruksi bangunan rumah yang tidak seragam.
Yudi, Selaku Analis Kebakaran atau Inspektur Muda Kebakaran Dinas Penyelamatan dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh menyatakan bahwa proses pemadaman berlangsung lebih kurang selama 30 menit. Pada pukul 17.45, petugas sedang melakukan sisa-sisa pendinginan lokasi sembari membantu warga membersihkan puing-puing bangunan.
Ia juga menyatakan bahwa berdasarkan laporan sementara yang diperoleh, api berasal dari dapur salah seorang warga yang bernama Darmi. Tetapi belum dapat dipastikan apakah api berasal dari proses masak-memasak atau berasal dari arus listrik.
“Api berasal dari dapur rumah Darmi, tetapi untuk info perkembangan selanjutnya beserta info yang pasti ditunggu saja dari pihak kepolisian” ucapnya.
Total armada yang dikerahkan untuk memadamkan api sejumlah 7 unit yang berasal dari Pemko Banda Aceh, DPKP Kota Banda Aceh dan 2 armada bantuan dari DPKP Aceh Besar.
Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Bachtiar, turut hadir dilokasi kejadian. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh bersama dengan pihak Desa dan Dinas Sosial akan bekerja sama guna memberikan bantuan Pasca Bencana atau Pasca Panik kepada para korban.
“Kita akan mendata kebutuhan agar disalurkan kepada korban yang akan kita atasi dalam 1-2 hari ini untuk bantuan pasca panik” ujar Bachtiar
Bachtiar mengungkapkan bahwa untuk tempat pengungsian para korban telah disediakan di Kantor Kepala Desa supaya lebih tertib dan terdata.
“Di kantor Keuchik (Kepala Desa) mereka akan ditempatkan disana dan Dinas Sosial akan melakukan assesmen pendataan nama mereka beserta tempat tinggalnya untuk diberikan bantuan, termasuk penyediaan dapur darurat” pungkas Bachtiar. (Hul)
