Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Tiga Polisi Dibekuk, Empat Nama Masih Dalam Pengejaran

Jeumpa Media | Kalimantan Tengah-Pengusutan kasus berdarah yang menewaskan tiga anggota kepolisian saat menjalankan tugas di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, terus berkembang.

Hingga kini, aparat gabungan telah menangkap dua terduga pelaku, sementara empat nama lainnya masih masuk dalam daftar buronan dan terus diburu.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menegaskan penyidikan belum berhenti dan seluruh rangkaian proses hukum masih terus berjalan. Ia juga memastikan dua anggota polisi yang gugur telah dimakamkan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian mereka.

“Dua sudah dimakamkan. Proses penanganan tindak pidana masih terus ditangani oleh tim,” ujar AKBP Dodik Hartono kepada detikKalimantan, Senin (6/7/2026) pagi.

Dua orang yang telah diamankan masing-masing adalah Saldy alias Ateng, yang ditangkap pada Jumat (3/7/2026), serta Isnan Melani Pebriansyah alias Robi yang diringkus sehari kemudian, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kediamannya di Desa Tumbang Kalemei.

Penangkapan Robi dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan personel Satbrimob, Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah, Polres Katingan, hingga Polsek Katingan Tengah. Dari lokasi penangkapan, petugas turut mengamankan sebilah parang atau mandau yang kini dijadikan barang bukti dalam penyidikan.

Dilansir dari Detik com, dalam pemeriksaan awal, Robi sempat mengaku tidak mengetahui insiden tersebut dan mengklaim langsung pulang setelah melihat keributan. Namun, setelah penyidik mengonfrontasikan keterangannya dengan pengakuan Saldy alias Ateng, pernyataan Robi berubah.

Ia kemudian mengakui ikut menuju lokasi kejadian menggunakan sebuah alkon serta membantu mendorong kendaraan tersebut. Meski begitu, Robi mengklaim tidak berada di atas alkon saat dugaan aksi penganiayaan terhadap anggota kepolisian berlangsung.

Pengakuan itu menjadi titik penting dalam penyelidikan. Dari keterangannya, penyidik memperoleh empat nama lain yang diduga turut berada di atas alkon menuju lokasi kejadian, yakni B, R alias B, D alias I, dan Y.

Keempat orang tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang yang menyebabkan gugurnya tiga anggota kepolisian. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami peran masing-masing karena proses pemeriksaan serta pengumpulan alat bukti masih berlangsung.

Penangkapan dua terduga pelaku menjadi langkah awal yang dinilai krusial untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa berdarah tersebut.

Sementara itu, aparat memastikan perburuan terhadap empat nama yang masih buron akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang diduga terlibat berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *