6 Negara dengan Waktu Puasa Terpanjang di Dunia

Jeumpa Media – Puasa merupakan menahan diri dari beberapa hal yang membatalkan puasa seperti makan minum dan beberapa ketentuan lain dengan tujuan mengharap ridha dan pahala dari Allah SWT.

Puasa di negara kita Indonesia umumnya berkisar antara 8 Jak atau lebih, namun taukah kamu bahwa ada beberapa negara di dunia yang mengharuskan penduduk yang tinggal disana untuk berpuasa lebih lama, berikut ulasannya.

1. Iran

Iran, sebagai negara dengan mayoritas Muslim Syiah, memiliki bulan puasa Ramadhan yang sangat dihargai. Selama bulan ini, umat Muslim Iran menjalani puasa dari terbit hingga terbenamnya matahari, yang dapat berlangsung hingga 14 jam sehari.

Meskipun panjangnya waktu puasa ini, masyarakat Iran tetap mempertahankan tradisi berpuasa dengan penuh kesungguhan, diiringi dengan kegiatan keagamaan seperti sholat tarawih dan membaca Al-Quran.

2. Swedia

Meskipun Swedia tidak memiliki mayoritas Muslim, beberapa wilayahnya, terutama di bagian utara, mengalami fenomena matahari tengah malam selama musim panas. Hal ini menyebabkan waktu puasa selama bulan Ramadhan menjadi sangat panjang, bisa mencapai hingga 20 jam sehari.

Meskipun tantangan ini, umat Muslim Swedia tetap menjalankan ibadah puasa dengan semangat dan komitmen, menciptakan rasa kebersamaan di antara mereka dalam menjalankan perintah agama mereka.

3. Norwegia

Di Norwegia, terutama di daerah utara, umat Muslim juga menghadapi tantangan serupa dengan Swedia karena fenomena matahari tengah malam. Matahari yang tidak pernah benar-benar terbenam selama musim panas membuat waktu puasa menjadi sangat panjang.

Walau demikian, komunitas Muslim di Norwegia menemukan cara untuk menjalankan puasa dengan semangat, sambil tetap mempertahankan nilai-nilai keagamaan dan budaya mereka.

4.Islandia

Islandia, dengan fenomena matahari tengah malam yang sama seperti Norwegia, memiliki waktu puasa yang panjang selama bulan Ramadhan.

Di beberapa daerah, matahari bahkan tidak tenggelam sama sekali selama beberapa minggu, menciptakan tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang tinggal di sana. Namun, mereka menunjukkan ketabahan dan ketulusan dalam menjalankan ibadah puasa, menunjukkan komitmen mereka terhadap agama dan kepercayaan.

5. Kanada (di wilayah tertentu)

Negara berikutnya yang masuk dalam daftar ini adalah Kanada. Wilayah utara Kanada, seperti Yukon dan Teritori Barat Laut, juga mengalami fenomena matahari tengah malam selama musim panas.

Hal ini menghasilkan waktu puasa yang panjang bagi umat Muslim yang tinggal di sana, serupa dengan yang dialami di Norwegia dan Islandia. Meskipun tantangan lingkungan yang unik, umat Muslim di wilayah-wilayah ini tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh keihlasan dan keberanian.

6. Alaska, Amerika Serikat

Seperti wilayah utara Kanada, Alaska juga menghadapi fenomena matahari tengah malam selama musim panas. Hal ini menyebabkan waktu puasa yang panjang selama bulan Ramadhan, memberikan tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang tinggal di sana.

Meskipun demikian, mereka menunjukkan ketabahan dan ketulusan dalam menjalankan ibadah puasa, menegaskan komitmen mereka terhadap agama dan kepercayaan, serta menunjukkan semangat untuk mempertahankan tradisi mereka di tengah kondisi lingkungan yang berbeda. (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *