Petani Alpukat di Gayo Harap Harga dan Pemasaran Stabil Kembali

Jeumpa Media | Radelong – Para petani alpukat di Dataran Tinggi Gayo berharap harga komoditas alpukat segera membaik dan pemasaran kembali stabil seperti sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Ian, seorang petani sekaligus pedagang alpukat di Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

Menurut Ian, cuaca hujan yang melanda wilayah Bener Meriah beberapa waktu terakhir telah mengganggu distribusi alpukat ke berbagai daerah. Dampaknya, harga jual alpukat yang sempat naik setelah Idul Fitri kini turun drastis.

“Nilai beli dari petani sempat naik hingga mencapai angka 6.000 per kilogram setelah lebaran, namun dalam beberapa hari terakhir, harganya justru turun menjadi 4.000 per kilogram. Hal ini disebabkan oleh hujan yang hampir merata di seluruh wilayah, membuat alpukat tidak bisa bertahan lama di pasar,” jelas Ian, Sabtu (25/04/2025).

Selain itu, Ian menambahkan bahwa alpukat merupakan buah yang sangat mudah rusak jika tidak segera dipasarkan, sehingga menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi pedagang.

Keadaan ini semakin diperburuk oleh sulitnya akses distribusi akibat curah hujan yang tinggi, yang membuat pengiriman alpukat ke berbagai wilayah menjadi terhambat.

Para petani dan pedagang berharap agar cuaca segera membaik, sehingga harga alpukat dapat kembali normal dan pemasaran komoditas ini bisa berjalan lancar.(Piana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *