Jeumpa Media | Banda Aceh – Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan bahwa pada 11 Desember 2025, update terkini telah ditemukan kembali 21 jasad untuk bencana Sumatera.
Di mana per 10 Desember terdapat 969 korban jiwa meninggal dunia, kini bertambah menjadi 990 jiwa meninggal dunia.
Sementara itu untuk korban hilang hari ini berkurang 30 nama, di mana pada 10 Desember kemarin jumlah korban hilang 252 menjadi 222 nama.
Di sisi lain jumlah pengungsi per 10 Desember yaitu 894.501 jiwa kini menjadi 884.889 jiwa.
Penambahan penemuan jasad terbanyak di wilayah Aceh, yaitu 16 jiwa di Aceh Utara, 3 Jasad di Sumatera Utara dan 2 jasad di Sumatera Barat.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, duka yang mendalam kami sampaikan kepada para keluarga korban,” ujar Abdul Muhari saat Konfrensi pers di Lobi Kantor Gubernur Aceh, Kamis (11/12/2025).
Ia juga menyampaikan untuk progres pembangunan jembatan Teupin Reudep untuk hari ini sudah memasuki 77 persen.
Kemudian update untuk jembatan Teupin Mane, yang menghubungkan antara Bireuen dan Wilayah Aceh Tengah telah memasuki 85 persen, dan jembatan Kuta Blang Bireuen memasuki tahap pembangunan 17,5 persen.
Dalam konfrensi pers itu, Assisten Teritorial (Aster) Kodam Iskandar muda Kolonel Inf Fransisco juga mengatakan bahwa saat ini bantuan masih terus disalurkan untuk seluruh wilayah terdampak di Provinsi Aceh.
“Untuk jalur yang tidak bisa ditempuh secara darat, kami juga menyalurkan logistik menggunakan Heli seperti di Rembele, dan Gayo Lues serta wilayah lainnya yang masih terisolasi”.
Ia juga menyampaikan bahwa progres perbaikan infrastruktur seperti jembatan dan perbaikan jalan akan terus dilakukan agar akses jalan bisa terbuka dan proses penyaluran bantuan logistik bisa lebih dimaksimalkan.(*)
