Mahasiswa KKN USK Gelar Program Kesehatan di Teupok Baroh

Jeumpa Media | Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 238 melaksanakan serangkaian program kesehatan bagi masyarakat Gampong Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Minggu (19/07/2026).

Beragam kegiatan yang digelar meliputi sosialisasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan bagi seluruh kelompok usia, hingga pemeriksaan kesehatan bayi secara langsung di rumah warga.

Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Salah satu kegiatan yang menjadi fokus adalah sosialisasi SADARI yang disampaikan oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter USK. Melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya kaum perempuan, diberikan edukasi mengenai cara melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.

Mahasiswa menjelaskan bahwa deteksi dini memiliki peran penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan penanganan apabila ditemukan kelainan. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Selain edukasi, mahasiswa KKN turut menggelar senam jantung sehat yang diikuti warga dengan penuh antusias. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Program kesehatan lainnya berupa pemeriksaan kesehatan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan sehingga potensi gangguan kesehatan dapat dideteksi lebih dini.

Perhatian khusus juga diberikan kepada bayi melalui pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara door to door ke rumah-rumah warga. Pemeriksaan ini bertujuan memantau tumbuh kembang bayi sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat gangguan kesehatan.

Salah seorang mahasiswa Kelompok 238 mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dirasakan manfaatnya oleh warga, bukan hanya selama masa KKN, tapi juga sebagai kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” ujar salah satu anggota tim.

DPL Apresiasi Program Mahasiswa

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 238 USK, Dr. Nur Pramayudi, S.P., M.Si., memberikan apresiasi terhadap berbagai program kesehatan yang diinisiasi mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengimplementasikan pengabdian kepada masyarakat secara nyata melalui program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

“Program kesehatan yang dijalankan Kelompok 238 menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari bayi hingga lanjut usia,” kata Nur Pramayudi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.

“Kegiatan ini juga menjadi bekal pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan kesehatan masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Ke depan, mahasiswa Kelompok 238 berencana melanjutkan berbagai program kesehatan lainnya, di antaranya sosialisasi bahaya rabies, pelatihan perawatan luka sederhana, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), serta sosialisasi Mobile JKN guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Geuchik Berharap Program Berkelanjutan

Geuchik Gampong Teupok Baroh, Safrizal, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa KKN USK terhadap kesehatan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat yang besar bagi warga.

“Kami berharap kegiatan kesehatan seperti ini terus ada, karena sangat membantu warga yang jarang sempat memeriksakan diri ke puskesmas. Semoga masyarakat Teupok Baroh semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Safrizal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *