Jeumpa Media | Kalimantan Tengah— Nyawa seekor orangutan kecil berada di ujung tanduk saat api membumihanguskan kawasan hutan di Daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kementerian Kehutanan melalui Tim gabungan BKSDA Kalteng, Yayasan BOSF Nyaru Menteng, dan TNI akhirnya berhasil mengevakuasi satwa bernama Novita tersebut pada 25–26 September 2026.
Novita kini sudah dilarikan ke Klinik BOSF Nyaru Menteng untuk menjalani perawatan medis intensif.
Naluri bertahan hidup primata berusia 4 tahun itu diuji di tengah neraka kebakaran lahan. Dengan berat tubuh yang hanya 17 kilogram, Novita terisolasi sendirian di atas pohon sembari berusaha merakit sarang demi menghindari kobaran api dan asap pekat yang mengepungnya.
Meski selamat dari maut, Novita tak sepenuhnya lolos tanpa luka. Kedua tangan dan kakinya mengalami luka bakar serius akibat paparan hawa panas dan jilatan api.
Kasus Novita menjadi bukti nyata betapa parahnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam keselamatan satwa dilindungi di tanah air.(*)
