Lembaga Adat Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi Sukses Gelar Khanduri Laot dan Peringati Isra’ Mi’raj

Jeumpa.com | Banda Aceh,- Lembaga Adat Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi yang dipimpin oleh Syafa’at beserta pengurus gelar Khanduri Laot Sekaligus peringati Isra’ Mi’raj 1444 H di Ulee Lheue,Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh pada Kami (8/2/2024)

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh PJ walikota Banda Aceh yang diwakili oleh staf ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Iskandar S.SOS MSI.

Selain itu ikut hadir juga Ketua lembaga Panglima Laot Aceh, Kadis Pariwisata Kota Banda Aceh, Kadis P3K Banda Aceh, Kadis Perikanan dan Kelautan Aceh, Kepala SAR Aceh, perwakilan unsur Forkopimda, Camat, Kapolsek , Danramil, Imum mukim, dan para Geuchik ke-delapan Gampong wilayah Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi, serta sejumlah tokoh masyarakat juga warga sekitarnya.

Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi, Syafa’at dalam sambutannya berterima kasih atas kehadiran para undangan dalam Khanduri Laot serta peringatan Isra Mi’raj.

Syafa’at menuturkan, pengurus Lembaga adat Panglima Laot beserta para nelayan salam wilayahnya telah lama mempersiapkan Event adat Khanduri Laot.

“Sebenarnya khanduri ini sudah lama kita persiapkan namun tertunda akibat Covid 19, namun Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sukses”, ujar syafa’at.

Dalam memeriahkan kegiatan tersebut juga diisi dengan zikir, shalawat badar, seni tarik pukat dan pemberian santunan untuk 70 anak yatim.

Pada kesempatan yang sama, mewakili PJ Walikota Banda Aceh, Staf ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Iskandar S.SOS MSI, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas Khanduri Laot yang terlaksana dengan lancar.

“Ini merupakan refleksi rasa syukur kepada Alllah SWT yang telah memberikan kehidupan dan rezeki kepada kita semua khususnya para nelayan dan juga menjadi ajang silaturahmi antara kita semua”, sebut Iskandar.

Dari momentum ini kita mampu mengambil sebuah hikmah atas rezeki yang telah dititipkan oleh Allah sehingga timbul kesadaran bagi kita bersama untuk menjaga laut dari pencemaran, karena laut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir.

Iskandar juga menjelaskan, Khanduri Laot merupakan budaya dan adat istiadat Indatu yang sudah berlangsung secara turun semenjak masa Pemerintahan Sultan Iskandar muda hingga hari ini,  pungkasnya Iskandar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *