Jeumpa Media | REDELONG – Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar mengumumkan kondisi darurat bencana akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, Rabu (26/11/2025).
Tagore bersama dengan para pimpinan SKPK menggelar rapat membahas langkah penanganan bencana yang terjadi. Bupati Bener Meriah melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ilham Abdi, S.STP, M. AP, menginformasikan langkah-langkah penanganan yang diambil diantaranya yaitu mengumumkan keadaan darurat, membentuk tim satgas penanganan bencana, meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah sampai dengan hari Sabtu.
Baca juga : Takengon Terisolasi, Longsor Tewaskan 9 Orang dan Ribuan Mengungsi – Jeumpa Media
Kemudian Bupati memerintahkan segera dibentuk posko darurat penanganan bencana yang terpusat di Aula Sekdakab Bener Meriah, selanjutnya mengecek dan memastikan ketersediaan stok logistik pada Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bener Meriah.
Ia juga memerintahkan Dinas PUPR, BPBD, Dinas Sosial untuk segera melakukan penanganan baik akses maupun penyaluran logistik.
Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas lebat masih melanda dan telah memutuskan akses jalan KKA (Aceh Utara-Bener Meriah), akses Simpang Tiga-Pondok Baru via Kampung Bale dan Kampung Ujung Gle, akses Kabupaten Bener Meriah-Takengon via jalan Takengon-Bireuen dan akses Bener Meriah – Bireuen sebagaimana dilansir serambinews.
Selanjutnya, Bupati juga menghimbau masyarakat untuk menghindari kawasan rawan longsor, daerah aliran sungai, tanah landai serta kawasan-kawasan yang berpotensi terjadi bencana.* (And)
