Jeumpa Media | Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengabarkan bahwa banjir yang melanda wilayah ini terdampak di 8 Kecamatan dan sebanyak 2000an jiwa harus mengungsi, Kamis (27/11/2025).
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Pidie menyebut penyebab utama banjir yaitu hujan serta pola cuaca lokal seperti air gunung dan lembah, serta fenomena skala besar seperti siklon tropis dan siklon monsun.
Baca juga : Polres Pidie Turunkan Personel dan Perahu Karet Bantu Warga Terdampak Banjir – Jeumpa Media
Berikut laporan daerah yang terkena banjir yaitu di Kecamatan Mutiara Timur banjir di Gampong Jeim-jeim, Gampong Beureueh, Gampong Ulee Tutue, Gampong Rambot adan, Gampong Meuucat Adan, Gampong Alue Adan, Gampong Dayah Adan, Gampong Jumpoih Adan, Gampong Jojo dan Gampong Lada.
Kecamatan Keumala banjir di Gampong Glee Meulinteung u Gadeng . Kecamatan Pidie di Gampong Cot Teugoeh, Gampong Dayah Tutong.
Kecamatan Tangse banjir melanda Gampong Keudee Tangse. Kecamatan Sakti di Gampong Cumbok Niwa, Gampong Cumbok Le dan di Kecamatan Muara Tiga melanda Gampong Keupula, Gampong Dayah, Gampong krueng.
Kecamatan Delima di Gampong Krueng reubee , Gampong Pangge Pilok, Gampong Mane Jambee dan di Kota Sigli banjir melanda Gampong Asan.
Akibat banjir tersebut juga merendam 39 KK dengan 76 jiwa di Kecamatan Muara Tiga. Sementara lahan pertanian di Gampong tibang rusak karena mengalami longsor 55 Ha.
Adapun terkait pengungsi di Kecamatan Muara Tiga yaitu Gampong Keupula 15 KK jumlah tanggungan 40 jiwa. Kecamatan Pidie di Gampong Cot Teugoeh Jumlah 337 KK / 1007 Jiwa . kemudian Gampong Labui Jumlah 8 KK / 38 Jiwa, Gampong Lampoh lada Jumlah 132 KK / 751 Jiwa. Selanjutnya Gampong Tibang Jumlah 165 KK / 539 Jiwa. Gampong Dayah Tutong Jumlah 45 KK / 136 Jiwa dan Kecamatan Mutiara Timur yaitu Gampong Jojo Jumlah 150 Jiwa. * (And)
