Jeumpa.com | Aceh Timur– Masyarakat Aceh khususnya wilayah Aceh Timur dan Lhokseumawe dihebohkan dengan beredarnya foto korban kekerasan di sosial media, Sabtu (03/02/2024).
Foto seorang wanita dengan luka yang mengenaskan itu beredar melalui pesan berantai via Whatsapp sehingga membuat pengguna media sosial ketakutan terkait hal tersebut.
Keresahan masyarakat bukan tanpa alasan, mengingat beberapa pekan belakangan kerap terjadinya kasus kenakalan remaja di aceh sehingga foto tersebut pun dikaitkan dengan isu ini.
Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, melalui Kasi Humas AKP Agusman Said Nasution, merespon cepat foto yang telah beredar luas di kalangan masyarakat tersebut terkhusus warganet di WhatsApp Grup (WAG).
Kasi Humas menyampaikan “Terkait foto wanita yang beredar viral itu tidak benar alias HOAX,” tegas Nasution pada Sabtu (03/01/2024).
Nasution melanjutkan, foto yang beredar luas itu berawal pada hari Kamis 01/02/2024) sore melalui WhatsApp Grup. Sehari kemudian, juga diedarkan kembali dan dikaitkan dengan perampokan yang terjadi di seputaran kuburan Cina, Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Kemudian, untuk mengantisipasi hal yang dapat meresahkan masyarakat, Polisi langsung melakukan cek terhadap foto korban yang beredar tersebut.
” Setelah tim kami telusuri kebenarannya, foto yang awalnya disebut korban perampokan di wilayah Peureulak dan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, ternyata korban kriminal yang terjadi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat” Sambung Nasution.
“Saya ulangi sekali lagi itu tidak benar alias HOAX, masyarakat tidak perlu resah berlebihan,” tegasnya lagi.
Kasi Humas ini juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Apalagi teknologi yang semakin canggih jangan menyebarkan informasi yang dapat merugikan orang lain.(Nj)
