Jeumpa Media | Aceh Timur – Menuju Pilkada 2024, terdapat 4 pasangan resmi calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur yang telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan setempat.
Berikut profil singkat 4 pasangan calon Bupati Aceh Timur yang berhasil dihimpun Jeumpa Media, Sabtu (14/9/2024).
Calon Bupati Aceh Timur yang pertama yaitu Ridwan Abubakar – Muhammad yang sebelumnya telah mendaftar melalui jalur independen juga kembali mendaftarkan diri melalui partai Nasional Demokrat (Nasdem), Golkar dan PDA pada Rabu, (28/08/2024).
Ridwan Abu Bakar atau yang biasa disapa dengan sebutan Nektu ini, selain seorang politisi, dirinya turut aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ia sering terlibat dalam program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Dilansir dari ruangpilkada id, Ridwan Abu bakar lahir di Aceh Timur pada 15 April 1975. Ia juga berhasil meluluskan sarjana ilmu pemerintahan di Universitas Aceh. Ia juga pernah menumpuh pendidikan di Akademi Militer (Tripoly) di Libya pada tahun 1987-1988 . Dirinya juga pernah terlibat dalam pergerakan Aceh Merdeka sebagai wakil panglima GAM wilayah Peureulak.
Selain itu, ia pernah menjadi anggota DPRK Aceh Timur. Nek tu memiliki Visi melahirkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Amad Leumbeng selaku wakil calon bupati dari Nek Tu kini menjabat sebagai anggota DPRK Aceh Timur dari partai Aceh memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap masyarakat.
Pada 2007, Amad Leumbeng menjabat Ketua KPA Asahan. Sebelum menjabat anggota DPRK, Eks Anggota pasukan Gerakan Aceh Merdeka ini juga pernah menjabat kechik gampong Alue Nibong pada tahun 2012 silam.
Pasangan calon Bupati Aceh Timur yang kedua yaitu Pasangan Firman Dandi – Muchtar Ibrahim yang diusung oleh PAS, PPP dan PKS dan resmi mendaftarkan diri pada Kamis (29/08/2024).
Firman Dandy dikenal sebagai birokrat yang peduli olahraga, ia juga menjadi salah satu pengurus inti KONI Provinsi Aceh.
Pria kelahiran Rantau Peureulak, Aceh Timur, 21 November 1977 ini merupakan lulusan Doktor Program Studi Perencanaan Pembangunan dari Perguruan Tinggi Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (USU).
Sementara karirnya sebagai birokrat diawali sebagai tenaga bantuan di Dinas Pekerjaan Umum Daerah Aceh Timur (2002-2003), tahun 2009 Firman Dandy diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah pada Bidang Data Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Timur, kariernya pun terus meningkat hingga menjadi Kepala Bidang Anggaran BPKKD Aceh Timur hingga sekarang dan terjun menjadi calon Bupati Aceh Timur.
Sedangkan Tgk. Muchtar H. Ibrahim pasangan Firman Dandy pada Pilkada Aceh Timur 2024 juga merupakan sosok yang dikenal luas masyarakat. Pria kelahiran Blang Lancang, 3 Mei 1972 ini merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur yang juga Ketua Himpun Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Timur.
Tgk Muchtar Ibrahim dikenal sebagai Abati Aramiyah. Alumni Dayah MUDI Mesra Samalanga dan STAI Al ‘Aziziyah Samalanga ini merupakan Pimpinan LPI Misbahul ‘Ulum Diniyah Al- ‘Aziziyah (MUDA) Aramiyah, Aceh Timur.
Selanjutnya, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur yang ketiga yaitu Iskandar Usman Al-Farlaky – T Zainal yang diusung oleh Partai Aceh dan Gerindra telah mendaftar calon Bupati dan Wakil Bupati pada Kamis, (29/08/2024).
Iskandar lahir pada tanggal 3 November 1981, di Rantau Panjang, Peureulak Kabupaten Aceh Timur.
Politisi Partai Aceh ini telah menyelesaikan sarjana strata satu di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan program S2 Magister di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Iskandar Muda (UNIDA) Banda Aceh.
Kini ia menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRA,
Status keanggotaannya sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, diketahui sejak 2 periode yakni 2014-2019 dan 2019-2024.
Pada saat pesta demokrasi Pemilu 2024 lalu, Iskandar maju menjadi caleg DPR Aceh, dan berhasil meraih suara tertinggi di daerah pemilihan Aceh Timur Dapil 6.
Sedangkan T Zainal adalah seorang ketua dari partai Grindra Aceh Timur. Pria kelahiran Meunasah Tingkem ini berhasil menyelesaikan program sarjananya di Unmuha Banda Aceh dan melanjutkan studi s2 nya di UISU Medan.
Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua KNPI Aceh Timur pada tahun 2010-2024 dan Kadin Aceh Timur dari tahun 2021-2023.
Kandidat calon bupati Aceh Timur dan wakil Bupati Aceh Timur yang ke empat yaitu pasangan Sulaiman Tole – Abdul Hamid Apong Yang didukung oleh beberapa partai politik (parpol) PKB, Demokrat, dan Partai Nanggroe Aceh (PNA), serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
H Sulaiman (Tole) atau dipanggil Toke Leman dikenal sebagai pengusaha setempat. Tole juga aktif berorganisasi dan pernah menjadi Ketua KNPI Aceh Timur.
Dilansir dari serambi, pria kelahiran Desa Seuneubok Bayu Kecamatan Banda Alam Aceh Timur tahun 1984 ini juga pernah menjadi Wakil Ketua PBSI Aceh Timur.
Sedangkan Abdul Hamid atau (apong) selaku wakil bupati Aceh timur dari pasangan Tole ini merupakan eks Kombatan GAM wilayah Peureulak.
Demikian beberapa profil singkat calon Bupati Aceh Timur yang dirangkum Jeumpa Media.(*)
