Jeumpa Media | Jakarta – Kasus bunuh diri yang melibatkan satu keluarga di Jakarta beberapa waktu yang lalu masih belum menemukan titik terang hingga hari ini, Rabu (20/03/2024).
Masyarakat Indonesia sempat dikejutkan oleh aksi bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga yang melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan Tower Topas, Penjaringan, Jakarta Utara yang dilakukan pada Sabtu (09/03/2024) lalu.
Dilansir dari Insertlive, keempat korban diketahui sebagai pria berinisial EA (50), perempuan AEL (52), laki-laki JWA (13), dan perempuan JL (16).
Hingga kini polisi masih mendalami motif dari kasus ini. Akan tetapi, sebuah fakta mencuat setelah polisi memeriksa beberapa saksi.
Ternyata, keempat korban sudah dua tahun tidak berkomunikasi dengan keluarga besar mereka. Tidak hanya itu, para korban juga dikenal tertutup (introvert) terhadap keluarga besarnya.
“Ini sudah nggak komunikasi ya. Nggak komunikasi lama sudah ada 2 tahun nggak komunikasi dengan keluarganya,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan.
Diketahui bahwa pada saat itu, keempat korban melompat dengan tangan yang saling terikat dan hingga kini polisi masih menyelidiki DNA di tali yang mengikat keempat korban. (Tsy)
