Jeumpa Media | Bireuen – Meski sudah dapat dilalui sebagai jalur alternatif ke Kota Bireuen, lalu lintas di Jembatan Awe Geutah kini diberlakukan system Buka Tutup (BT).
Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan bahwa system BT diterapkan sebagai upaya dalam memperlancar arus transportasi bagi masyarakat umum.
“Untuk sementara kita berharap masyarakat pengendara kenderaan bermotor, baik roda dua maupun roda empat dan enam harus benar-benar mematuhi petugas di lapangan demi ketertiban bersama. Walau terjadi antrian kita harapkan arus transportasi umum melalui jembatan alternatif Awe Geutah ini terus berjalan dengan tertip dan aman”ujarnya Sabtu (20/12/2025).
Muhammad MTA menambahkan bahwa sepanjang jalan alternatif kabupaten via jembatan Awe Geutah ini kiri-kanannya masih banyak material akibat banjir, seperti lumpur dan material lainnya. Untuk itu pemerintah berharap kepada pengedaraagar berhati-hati demi keselamatan.
Adapun petugas lalu lintas dari Polres Bireuen, TNI dan pihak BPJN dan dinas PUPR Aceh juga berada di lapangan,
“Hasil koordinasi kami dengan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wil. Aceh, saat ini penyelesaian Jembatan Bailey Krueng Tingkrum – Kuta Blang memasuki tahap akhir dan terus di kebut. InsyaAllah jembatan tersebut akan selesai fungsional sekitar 25-26 Desember ini dengan tonase beban kenderaan mencapai 20 ton. Jika target penyelesaian jembatan ini tercapai nantinya rekayasa lalu-lintas akan semakin lancar dibawah pengaturan petugas” tambahnya.
Terakhir MTA menambahkan berbagai langkah pemulihan pasca bencana terus dilakukan oleh pemerintah Aceh dibawah supervisi pemerintah pusat dan berharap agar semua pihak dapat saling mendukung dan bersatu agar Aceh dapat segera bangkit dari bencana ini. * (and)
