Jeumpa.com | Aceh Barat,- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Barat membongkar kembali makam bocah usia 5 tahun yang menjadi korban pembunuhan pacar ibu kandungnya, Minggu (25/02/2024).
Makam korban bernama Berly Ghaisan Rabbani (4) yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat dibongkar sekitar pukul 09.00 WIB pada hari Minggu (25/02/2024).
Demikian diungkapkan Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandi, bahwa pembongkaran tersebut dilakukan pihak kepolisian guna mendapatkan petunjuk dan bukti kuat terkait kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.
“Hari ini kita melakukan ekshumasi, uji forensik dan autopsi untuk memperkuat di pengadilan nanti,” kata Kasat Reskrim.
Proses pembongkaran makam tersebut disaksikan langsung oleh keluarga dan masyarakat setempat, proses pembongkaran menghabiskan waktu sekitar 30 menit dan nantinya jenazah korban dibawa pulang oleh ayah kandungnya kampung halaman di Simeulue.
“Sampai saat ini kita masih menetapkan satu tersangka, namun tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya nanti,” sebut Fahmi.
Sebelumnya diberitakan, Seorang bocah berusia 5 tahun yang bernama Berly Ghaisan Rabbani, tewas mengenaskan setelah dibunuh oleh pacar sang ibunya.
Bocah hasil perkawinan mantan suami istri Adimansyah (45) dan Putri Riyani (27) itu dibunuh demi melancarkan hubungan gelap antara ibu korban dengan pelaku.
Akibat perbuatan kejam itu, pelaku berinisial AZ alias Ayi (22) warga Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat telah ditangkap dan diamankan ke Mapolres Aceh Barat.
Demikian diungkapkan Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandi, bahwa Korban Berly Ghaisan Rabbani meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berat oleh yang dilakukan oleh pelaku.
“Kejadian itu terjadi pada Sabtu 10/02/2024) sekitar pukul 20.00 WIB di lokasi tempat pembuatan gorong-gorong di jalan Singgah Mata II Meulaboh. Ayi merupakan pacar ibu kandung korban,” Ucap Fachmi dalam konferensi pers kepada awak media, Jumat (23/02/2024). (Nj)
