Jeumpa Media | Banda Aceh – Adanya dugaan maladministrasi, dalam SK penunjukan Plt Sekda Aceh Alhudri membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sepakat mendukung agar Gubernur Aceh dapat memberi penjelasan dan memperbaiki kesalahan tersebut, hal itu disampaikan pada paripurna DPRA, Jumat Malam (21/2/2025).
Sebelumnya Ketua DPRA Zulfadli telah memberikan pernyataan resmi pada rabu (19/2/2025) kepada media perihal kerancuan dalam proses pengangkatan Alhudri.
Sikap Ketua DPRA ini mendapat dukungan penuh oleh anggota pada sidang paripurna. Nurdiansyah dari partai Demokrat menyebut kesalahan administrasi yang ditemukan memang telah kelewat batas. Begitupun M. Raji Firdana yang menyarankan agar Gubernur Aceh dapat segera memberi penjelasan mengapa hal itu bisa terjadi,
“Apabila ada dugaan kesalahan maka mari jalankan fungsi kita, baik melalui RDP atau Pansus agar terang benderang dan jelas” tegasnya.
Adapun dijelaskan Zulfadhli dengan memperlihatkan copy SK bahwa beberapa kerancuan ditemukan seperti, pengangkatan yang dilakukan pada tanggal 12 februari, persis di hari yang sama dengan hari pelantikan Muzakir Manaf – Fadhlullah.
Kedua, adanya dugaan proses penerbitan SK tidak melalui telaah staf karena tidak ada paraf Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) dan Asisten III Setda Aceh.
Berikutnya ketiga, dalam SK tersebut tidak menyebut nama Diwarsyah dicabut sebagai Plt Sekda. Sementara ia baru diangkat pada 4 Februari 2025 dan SK nya berlaku 3 bulan, maka terjadi dualisme Sekda Aceh karena SK Diwarsyah belum berakhir.
Adapun pelantikan Plt Sekda Alhudri juga dilakukan oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Dalam paripurna juga menyinggung dugaan adanya peran besar Wagub atas kerancuan SK tersebut,
“Jangan main-main dengan lembaga ini, maka atas persoalan ini dukung saya dan kita selesaikan masalah ini. Kita dukung Mualem – Fadhlullah, tapi tidak dengan kesalahannya” tegas Zulfadhli.
Setelah mendapat masukan dan dukungan dari anggota DPRA maka lembaga tersebut sepakat untuk mengusut dugaan kesalahan fatal tersebut.(Red)
