Jeumpa Media | Jakarta- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi ternama Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, (7/3 2026).
Kepergian sosok yang selama ini dikenal ceria itu pertama kali diketahui publik melalui unggahan duka dari musisi Andi Rianto di akun X miliknya.
“Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi singkat, namun sarat kehilangan.
Tak lama berselang, kabar pilu itu dibenarkan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media. Dalam pesan tersebut, keluarga menyampaikan bahwa Vidi menghembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB, dikelilingi orang-orang terkasih yang setia mendampinginya hingga detik terakhir.
“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret pukul 16.33. Selamat jalan menuju Cahaya Ilahi, Nak,” demikian isi pesan yang disampaikan keluarga dengan penuh haru.
Kepergian Vidi menjadi akhir dari perjuangan panjangnya melawan penyakit. Selama enam tahun terakhir, ia diketahui berjuang menghadapi kanker ginjal yang terus menggerogoti tubuhnya. Meski demikian, Vidi tetap berusaha menjalani pengobatan dan mempertahankan semangat hidup di tengah kondisi yang tak mudah.
Suami dari Sheila Dara itu pertama kali didiagnosis menderita kanker ginjal pada Desember 2019. Saat itu ia menjalani operasi di Singapura setelah dokter menemukan bahwa penyakit yang dideritanya tergolong agresif.
Pada 2020, secercah harapan sempat muncul ketika kondisinya dinyatakan membaik. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Dalam pemeriksaan rutin pada 2021, kanker tersebut kembali terdeteksi.
Perjuangannya semakin berat ketika pada 2023 ia mengungkapkan bahwa kanker yang dideritanya telah mengalami metastasis atau menyebar ke beberapa bagian tubuh. Dalam sebuah pernyataan yang penuh keikhlasan, Vidi pernah mengungkapkan bagaimana ia mencoba berdamai dengan kondisi yang dihadapinya.
“Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue punya appointment ‘spa day’ tiap tiga minggu. Seiring waktu berjalan, aku belajar berdamai dengan kondisiku dan bersyukur atas apa pun yang Tuhan berikan selama ini,” ujarnya kala itu.
Memasuki Juli 2025, kondisi Vidi semakin menantang. Rangkaian pengobatan yang harus dijalani membuat berat badannya turun drastis hingga sekitar 10 kilogram. Tubuhnya pun kerap dilanda kelelahan, dampak dari perjuangan panjang melawan penyakit yang terus menggerogoti.
Ia bahkan sempat membagikan perubahan pada tubuhnya kepada para penggemar. Salah satunya mengenai perubahan warna kulit yang diduga merupakan efek dari obat kemoterapi yang dijalaninya.
“Beberapa bulan ini skin tone satu badan naik banget. Curiga obat kemo baru gue ada glutathione-nya deh… Enggak mau jadi Edward Cullen, help,” tulisnya di Instagram dengan nada bercanda, seolah berusaha tetap tegar di tengah kondisi yang berat.
Kini, suara dan senyum Vidi Aldiano tinggal kenangan. Namun perjuangan, ketulusan, dan ketegaran yang ia tunjukkan selama bertahun-tahun melawan penyakit akan selalu dikenang oleh keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia.(*)
