Jeumpa Media | Banda Aceh – Erwan Tona, guru olahraga di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Banda Aceh, kembali mengukir prestasi dengan meraih medali emas dalam cabang anggar nomor floret beregu putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.
Bertanding di GOR Anggar, Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh pada 15 September 2024, Erwan, bersama rekan-rekannya yaitu Yudi Anggara Putra, Zaidil Al Muqaddin, dan Rio Aditia, berhasil mengalahkan tim Jawa Barat dengan skor 45-40.
Prestasi ini bukanlah yang pertama bagi Erwan. Pada PON XX di Papua tiga tahun lalu, ia juga berhasil membawa pulang medali emas di nomor yang sama. Untuk mempertahankan gelar ini, Erwan dan tim anggar Aceh telah melakukan persiapan matang sejak tahun 2018, termasuk menjalani Training Camp (TC) dan mengikuti try-out di beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, hingga Rusia. Program latihan intensif tersebut membuahkan hasil positif dalam menjaga performa tim.
Erwan, yang merupakan warga Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, menyampaikan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Aceh, Dispora Aceh, serta KONI Aceh.
Meskipun dihadapkan dengan keterbatasan fasilitas latihan di daerah, mereka tetap mendapatkan tempat khusus untuk berlatih di Aceh. Erwan mengapresiasi dukungan yang terus mengalir bagi tim anggar Aceh, yang memotivasinya untuk kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Selain itu, tim anggar Aceh juga pernah menjalani pelatihan di Tatarstan, Rusia, yang semakin memperkuat kemampuan teknis mereka dalam menghadapi lawan-lawan di PON. Kolaborasi dan persiapan matang yang dilakukan sejak lama ini menjadi kunci dalam menjaga konsistensi tim untuk terus meraih kemenangan. Sebelumnya, pada PON XX Papua 2021, tim ini juga berhasil menyumbangkan 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu untuk Aceh.
Erwan, yang juga seorang ayah dari satu anak, merasa bangga bisa membawa pulang medali emas kembali dan berharap prestasi ini dapat memotivasi generasi muda Aceh untuk terus berjuang dalam mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya anggar.
