Jeumpa Media | Aceh Besar – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana atau Pusdalops Badan Penanggulan Bencana Aceh Besar, yaitu Maswani, menyebutkan bahwa sudah lima kali terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam sehari di gampong atau daerah setempat.
Peristiwa karhutla ini terjadi akibat pembakaran sampah tanpa pengawasan.
“Cuaca cerah dan panas terik serta rumput ilalang dan pelepah rumbia yang kering, membuat api begitu cepat menjalar ke area lainnya,” ujar Maswani di Aceh Besar, pada Jumat (26/07/2024).
Maswani juga menambahkan bahwa kebakaran tersebut, terjadi di Gampong Krung Kalee, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.43 WIB. 1,2 hektare lahan rumbia habis dibakar si jago merah yang terbakar merupakan lahan rumbia. Api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.20 WIB.
Selanjutnya kebakaran juga terjadi di Gampong Jeuneu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar sekitar pukul 16.40 WIB. Lahan ilalang seluas 1 hektare juga habis terbakar dan api berhasil di padamkan sekitar pukul 18.00 WIB.
Kemudian kebakaran ke tiga turut terjadi di Gampong Lam Keumok, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, sekitar pukul 19.09 WIB. Lahan persawahan yang terbakar seluas 500 meter persegi dan berhasil dipadamkan pukul 19.59 WIB.
Dilansir dari Ajnn, kebakaran ke empat terjadi di Gampong Khaju, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar yang merupakan lahan ilalang seluas 1 hektare. Kebakran ini terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, dan pemadaman api berhasil dilakukan pada pukul 20.00 WIB.
Sementara itu kebakaran lahan ilalang seluas 1 hektare juga terjadi di Gampong Paya Keureuleh, Kecamatan Lembah Seulawah, sekitar pukul 16.05 WIB, dan api berhasil dipadamkan pukul 17.35 WIB.(*)
