Hanya Dapat 3 Suara, Suami Caleg Hajar KPPS Hingga Patah Tulang

Jeumpa.com | Jambi – Keluarga salah seorang caleg di Kota Jambi diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap anggota KPPS beserta Ketua RT setempat Jumat (16/02/2024).

Kejadian itu dipicu sang suami daripada salah satu anggota caleg tersebut berang dikarenakan istrinya yang menjadi peserta kontestansi politik itu hanya mendapat 3 suara di hari pemungutan.

Melansir akun Twitter atau X @Pai_C1, Kamis (15/2/2024) Berdasarkan informasi yang beredar di salah satu akun Twitter (sekarang disebut X) bernama @Pai_C1, disebutkan peristiwa itu terjadi di RT 31, Kelurahan Payolebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi Hari Kamis (15/02/2024).

Awal mula kejadian, Keluarga Caleg dari Partai Kebangkitan Nasional (PKN) marah sebab hanya meraih tiga suara dari sekian banyak pemilih yang hadir ke TPS. Lalu Sang suami Caleg menanyakan hal tersebut kepada panitia penyelenggara.

“Rugi besar-besaran bolo. Tidak terima hanya dapat tiga suara, suami caleg dari Partai PKN ngamuk, Bawa massa 8 orang dan ribut dengan ketua RT. KPPS melerai, langsung kena pukul dengan kayu hingga tangannya patah,” Tulisan pada caption foto yang dibagikan akun tersebut dikutip Kompas.com.

Akibat kemarahan yang memuncak, Sang suami caleg berinisial RM kemudian menyerang anggota KPPS yang bertugas di TPS 23 nomor 7 bernama Haryanto.

Tak puas sampai disitu, Lalu pelaku kembali menghajar Ketua RT setempat hingga kepala robek dan harus dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.

Menurut petugas medis, Ketua RT tersebut mendapat 30 jahitan pada bagian kepala sedangkan petugas KPPS mengalami juga mengalami luka dan patah tangan.

Sementara, kasus ini masih dalam penyelidikan penegak hukum hingga berita ini tayang belum ada pernyataan dari pihak kepolisian. Dan KPU Jambi menyatakan akan membahas insiden tersebut serta akan memberikan santunan bagi anggota KPPS yang menjadi korban arogansi suami caleg itu. (Nj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *