Hendak Bawa Kabur Etnis Rohingya, Warga Aceh Selatan Ditangkap

Jeumpa Media | Meulaboh – Warga asal Labuhan Haji, Aceh Selatan, Mustika (45) berhasil ditangkap anggota Satpol PP dan WH Aceh Barat. Pelaku diduga sebagai penyelundup.

Ia ditangkap saat hendak membawa kabur 12 orang etnis rohingya yang berada di Komplek Kantor Bupati di Meulaboh, Sabtu (25/5/2024) sekitar pukul 04.50 WIB subuh, dengan menggunakan mobil Innova berwarna hitam.

Dilansir dari serambiNews, pelaku yang berhasil ditangkap oleh Satpol PP saat ini masih berada di Kantor Satpol PP, dan masih dimintai keterangan atas keterlibatan pelaku untuk membawa kabur 12 orang etnis Rohingya ke Sumatera Utara.

Sementara Asisten I Setdakab Aceh Barat, T Samsul Alam saat dikonfirmasi, Sabtu (25/5/2025) membenarkan adanya penangkapan salah satu warga, yang hendak melarikan sejumlah etnis Rohingya dari kamp pengungsian di Komplek Kantor Bupati di Meulaboh.

“Tadi masih dimintai keterangan di Kantor Satpol PP,” ungkap Asisten I Setdakab Aceh Barat, T Samsul Alam, yang juga sebagai penanggung jawab atas nama pemerintah terhadap keberadaan etnis Rohingya.

Sementara itu, pelaku berhasil ditangkap di jalan gajah mada saat para pengungsi Rohingya sedang naik ke dalam mobil Innova.

Sebelumnya sejumlah para pengungsi Rohingya bergerak dari tempat penampungan di belakang Kantor Bupati di Meulaboh menuju ke Jalan Gajah Mada dengan membawa barang masing-masing. Sementara petugas yang melakukan penjagaan pada Sabtu Subuh mengetahui para etnis tersebut saat menuju ke Mobil yang sudah menunggu di di jalan Gajah Mada. Sehingga petugas langsung bergerak cepat dan menangkap sopir sekaligus pelaku.

Sementara dari pengakuan Mustika yang diperoleh bahwa dirinya ditelepon oleh seseorang untuk menjemput penumpang di Meulaboh pada Sabtu dini hari dan tujuannya untuk dibawa ke Medan Sumatera Utara.

Selama ini dia mengaku bekerja di salah satu Travel pengangkut penumpang Abdya-Medan selama 5 tahun. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa bahwa yang dia jemput itu adalah warga etnis rohingya. Ia mengaku baru mengetahui itu etnis Rohingya saat 12 orang etnis tersebut naik ke dalam mobilnya.

Sementara 12 etnis Rohingya yang berencana untuk kabur dengan mobil pelaku kini telah dikembalikan ke kamp penampungan di belakang Kantor Bupati di Meulaboh.

Sementara Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandy menyebutkan belum ada laporan terhadap adanya penangkapan oleh Satpol PP dan WH Aceh Barat, dan penyerahannya ke Polres Aceh Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *