Idul Adha, Warga Banda Aceh Sembelih 1408 Hewan Kurban

Jeumpa Media | Banda Aceh – Menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, warga Kota Banda Aceh menyembelih 1408 hewan kurban. Yang terdiri dari 1138 ekor sapi dan 270 ekor kambing.

Dari jumlah tersebut, masyarakat di gampong-gampong menyumbangkan 1054 ekor sapi dan 253 ekor kambing. Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui OPD-OPD menyumbangkan 87 ekor sapi dan 17 ekor kambing.

Angka ini terungkap dalam rapat yang dipimpin oleh Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, pada Rabu (12/06/2024) di Balai Keurukon Balai Kota Banda Aceh.

Rapat tersebut dihadiri oleh para Asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Camat, dan para Kepala Bagian (Kabag) di jajaran Sekretariat Kota Banda Aceh.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, menyampaikan beberapa arahan penting terkait distribusi hewan kurban yang disiapkan oleh OPD-OPD.

Amiruddin menekankan hewan kurban tersebut harus dipastikan disalurkan ke gampong-gampong yang paling membutuhkan.

“Data dulu di gampong mana yang hewan kurbannya sedikit, baru kemudian didistribusikan. Kita ingin hewan kurban ini dapat disalurkan untuk warga kita yang berhak mendapatkannya untuk dinikmati bersama keluarga dari hari raya,” pesannya.

Selain itu, ia mengingatkan para panitia kurban di setiap gampong untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan sesuai dengan syariat Islam. Hal ini penting untuk menjaga kualitas daging kurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.

“Kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di berbagai gampong di Banda Aceh tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga ajang untuk memperkuat solidaritas sosial. Warga yang mampu berbagi rezeki dengan sesama melalui kurban, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial dan memperkokoh hubungan antar warga,” tambahnya.

“Dengan penyembelihan 1408 hewan kurban, Kota Banda Aceh telah menunjukkan semangat berbagi yang tinggi, dan diharapkan ini akan membawa berkah dan kebahagiaan bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (Tsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *