Ini Dia 6 Perempuan Hebat Pengubah Peradaban Dunia

Jeumpa Media | Sejarah tidak hanya mencatat nama laki-laki yang dianggap mendominasi sepanjang sejarah manusia, terdapat sejumlah perempuan hebat berpengaruh dan dianggap telah merubah peradaban dunia.

Indonesia mempunyai pahlawan perempuan Cut Nyak Meutia, Cut Nyak Dhien, RA Kartini, Maria Walanda Maramis hingga Nyai Ahmad Dahlan, maka di berbagai belahan dunia juga memiliki pejuang perempuan yang cukup populer.

Dikutip dari laman detik berikut ini daftar 6 Pejuang perempuan yang Terkenal di Dunia

1. Harriet Tubman

Salah satu pahlawan perempuan Amerika ini terkenal dengan slogan “Saya Tidak Bisa Mati Hanya Sekali”. Harriet Tubman adalah seorang abolisionis, yakni paham yang memandang Sistem Peradilan. Dia menjadi salah satu pelopor paling efektif di Kereta Api Bawah Tanah. Ia menjalani pekerjaan yang meresahkan dan berbahaya bagi siapa pun.

2. Rosa Parks

Perempuan satu ini terkenal karena gerakan hak-hak sipil AS. Dia adalah seseorang yang menolak untuk menyerah. Ia juga telah membantu meluncurkan boikot bus Montgomery dan mengubah sejarah hak-hak sipil Amerika.

3. Perempuan Amazon, Penthesilea

Orang Amazon dalam mitologi Yunani menghadirkan potret asli pejuang perempuan. Mereka adalah masyarakat perempuan yang meninggalkan masyarakat pria, kecuali untuk urusan kawin maka suku mereka semuanya perempuan.

Banyak cerita tentang keberanian mereka dalam pertempuran, meskipun para penulis Yunani tampaknya menggunakan mereka hanya sebagai musuh yang gagah berani untuk dikalahkan di Amazonomachies (“pertempuran Amazon”).

Salah satu pemimpin mereka yang paling berani adalah Penthesilea dengan sabuk emas diikat di bawah dadanya yang terbuka dan berani bertarung dengan laki-laki.

4. Cleopatra

Seorang pejuang dari jenis yang berbeda adalah Cleopatra. Dia memenangkan perang, tetapi bukan untuk medan perang tetapi menaklukkan pria dengan cara lain. Cleopatra juga memiliki kecerdasan yang digunakan untuk berkontribusi dalam meningkatkan status dan ekonomi bangsanya.

Bahkan ia dikenal sebagai seorang ambisius yang akhirnya bisa naik tahta pada usia 18 tahun. Berabad-abad setelah kematiannya, ia pun masih memikat para sejarawan, penyair, seniman, dan masyarakat pada umumnya.

5. Saint Joan of Ar

Pada awal abad ke-15 di Prancis, Joan yang seorang gadis petani mengambil keberaniannya dan memimpin pasukan Prancis dalam banyak pertempuran. Terutama untuk kemenangan di Orléans melawan Inggris.

6. Boudicca

Pajak bertahun-tahun, perlakuan buruk, dan perbudakan telah melemahkan suku Celtic di East Anglia, kawasan Inggris. Mereka tidak membutuhkan banyak unjuk rasa untuk memberontak melawan Romawi.

Setelah suaminya meninggal, ratu Iceni, Boudicca, dilucuti dari harta bendanya hingga dicambuk. Tidak lama menahan semuanya, dia kemudian mengumpulkan pasukannya dan menghancurkan kota Camulodunum (Colchester), ibu kota Romawi Britania, Verulamium (St. Albans), dan Londinium (London).(YM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *