Jeumpa Media | Aceh Timur – Gubernur Aceh yaitu Muzakkir Manaf atau yang biasa disapa Mualem resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky dan T Zainal Abidin di gedung DPRD Aceh Timur, Rabu (19/3/2025).
Dalam pidatonya, Iskandar mengatakan dengan bangga jika dirinya menang tiga kali dalam pemilihan 2024 lalu.
Pertama, ia mengaku menang dalam kontestasi internal di Partai Aceh hingga diputuskan maju sebagai calon bupati dan berpasangan dengan T Zainal Abidin.
Kedua, ia menyebutkan bahwa dirinya telah berhasil memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah.
Dan terakhir, ia menegaskan bahwa pihaknya berhasil memenangkan gugatan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi RI.
Usai resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky dan T Zainal Abidin akhirnya menetapkan beberapa program andalan 100 hari kerja pertama mereka.
“Kami akan menjalankan program yang mudah direalisasikan, seperti pembangunan rumah singgah di Banda Aceh bagi warga Aceh Timur. Selain itu, kami juga akan meninjau fasilitas kesehatan di beberapa lokasi, khususnya dalam upaya meningkatkan status Puskesmas di Simpang Ulim,” sebut Iskandar.
Kemudian, penataan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di Aceh Timur, Alfarlaky dan Zainal juga ingin melakukan evaluasi serta peninjauan ulang guna memastikan apakah izin HGU yang diberikan itu telah dimanfaatkan dengan baik atau justru terbengkalai. Namun jika malah terbengkalai, lahan itu akan dipertimbangkan kembali untuk diplasmakan.
Bukan hanya itu, pemerintah Aceh Timur juga akan mengkaji ulang kerja sama operasi (KSO) antara dua perusahaan perkebunan kelapa sawit, yaitu Brata Maju dan Wajar Corpora.
Bahkan 100 hari kerja pertama, Alfarlaky juga ingin melakukan peninjauan langsung ke daerah-daerah rawan banjir di Aceh Timur.
Lalu bagaimana latar belakang dan sosok Bupati dan Wakil Bupati dari Aceh Timur ini? Berikut profil Iskandar dan Zainal yang telah di rangkum jeumpa media pada Sabtu (22/3/2025).
Profil Sang Bupati
ISKANDAR USMAN AL FARLAKY, S.Hi. M.Si resmi menjadi bupati Aceh Timur terpilih setelah Mahkamah Konstitusi (MK) Senin (24/2/2025) menolak dalil gugatan dari pasangan nomor urut 1 yaitu Sulaiman Tole dan Abdul Hamid, Senin (24/2/2025).
Diketahui Iskandar lahir di Rantau Panjang, Aceh Timur, pada 3 November 1981. Ia pernah menempuh pendidikan dasar di MIN Seuneubok Baro dan lanjut ke MTs Darul Ulum Aceh Timur.
Kemudian ia menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah Ulumul Quran Kota Langsa, dan berhasil meraih gelar Sarjana di UIN Ar Raniry Banda Aceh kemudian menyelesaikan S2 di Universitas Iskandar Muda Banda Aceh.
Selama kuliah, Iskandar juga dikenal aktif dalam mengikuti organisasi mahasiswa, ia bahkan pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Ar Raniry, serta terlibat langsung dalam pergerakan lintas kampus.
Iskandar kemudian mengawali karir sebagai jurnalis di di media Harian Serambi Indonesia dan ditempatkan di Kabupaten Aceh Timur, tempat di mana ia dilahirkan.
Kemudian di tahun 2013, Iskandar akhirnya mengundurkan diri dari jurnalis dan aktif memimpin KNPI Aceh Timur.
Dua tahun setelahnya, Iskandar memberanikan diri untuk menjadi calon anggota DPR Provinsi Aceh dari koalisi Partai Aceh.
Hingga dalam Pemilu 2019, dia terpilih kembali, dan di Pemilu 2024, ia juga berhasil meraih kursi lagi untuk periode ketiga. Namun, kali ini Iskandar memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai anggota DPR Aceh dan mencalonkan diri menjadi kepala daerah.
Dalam karier politiknya, Iskandar telah menduduki berbagai posisi penting. Seperti menjadi Ketua Badang Legislasi DPR Aceh, Ketua Fraksi Partai Aceh, dan Ketua Komisi I DPR Aceh.
Iskandar mengatakan bahwa berbagai yang ia miliki sebagai jurnalis dan aktivis membuat ia mendapatkan berbagai wawasan yang lebih dalam perihal masyarakat.
Sedangkan pengalaman 10 tahun di kursi legislatif membuat ia mengetahui bagaimana regulasi dan anggaran yang diharapkan dapat membawa perubahan untuk Aceh Timur.
Kini diketahui Iskandar tinggal di Desa Blang Bitra, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
“Saya bersama Pak Wakil sudah menyusun program unggulan, salah satunya bantuan pendidikan untuk santri dan penghapal Quran. Pengajian di desa-desa, meningkatkan kesejahteraan imam desa, terpenting pelayanan pada masyarakat seluruh sektor harus cepat ditangani,” harapnya.
Profil sang Wakil Bupati
T ZAINAL ABIDIN, S.Pd.I. M.H. merupakan Ketua Partai Gerindra Aceh Timur. Ia lahir di Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Aceh Timur. Saat ini usianya diketahui telah beranjak 42 tahun, ia juga diketahui sempat tinggal di Kota Langsa.
Wakil bupati ini juga merupakan lulusan dari Sekolah Dasar (SD) Negeri Madat Aceh Timur tahun 1994, dan SLTP Negeri 2 Jambo Aye Utara pada tahun 1997.
Selanjutnya T. Zainal Abidin melanjutkan ke SMK Negeri 2 Langsa pada tahun 1997-2000, kemudian menyelesaikan sarjananya di Unmuha Banda Aceh pada tahun 2001-2005, dan berhasil lulus studi S2 di UISU Medan pada tahun 2016-2019.
Dalam karir nya, ia pernah menjadi direktur utama di PT. Sultan Putra Perkasa pada tahun 2015 hingga 2023, kemudian ia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemko Langsa pada tahun 2009-2018, hingga kini ia telah menjadi Wakil Bupati Aceh Timur mendampingi Iskandar Al Farlaky.
Berdasarkan data dari DCT Info Pemilu KPU, T.Zainal Abidin juga memiliki beberapa riwayat organisasi seperti menjadi Ketua CSO Yayasan Nurul Fatah dari 2007-2008, kemudian Bendahara Asosiasi Kontraktor Aceh dari 2009- 2010, Wakil Ketua KNPI Aceh Timur pada 2010-2014, dan Ketua Bidang Kadin Aceh Timur pada 2021-2023.(Lp)
