Jeumpa Media | Bener Meriah – Seorang warga Kecamatan Bintang, Akmalia, mendatangi posko PMI di Bener Meriah untuk mencari akses komunikasi guna menghubungi anaknya yang bersekolah di salah satu dayah di Bireuen pada Rabu (3/12/2025).
Di posko tersebut, ia bertemu dengan Tim Jeumpa Media dan menceritakan kondisi keluarganya yang berada di Desa Bintang dan Klintan.
Akmalia mengungkapkan bahwa keluarganya sudah tidak bisa dihubungi sejak dua hari pascabencana melanda kawasan tersebut. Ia bahkan sempat kembali ke Desa Bintang dengan menumpang boat, sebuah perjalanan yang disebutnya penuh perjuangan akibat kondisi wilayah yang masih terisolasi.
Menurut Akmalia, warga Desa Bintang baru menerima sekitar 10 sak beras sebagai bantuan awal. Jumlah itu dinilainya jauh dari cukup untuk mencukupi kebutuhan seluruh warga yang masih terjebak di lokasi. Ia menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi perempuan dan anak-anak yang masih berada di desa tanpa pasokan memadai.
Akmalia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memberikan perhatian lebih untuk pengiriman bantuan ke kawasan yang masih terputus aksesnya tersebut.
“Saya yakin mereka semua sudah kelaparan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana anak-anak di sana dan perempuan yang masih terjebak,” ujar Akmalia dengan suara penuh harap.(*)
