Jeumpa Media | Banda Aceh – Mahrivito Maulana, mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), berhasil menjadi salah satu perwakilan dari jurusannya dalam ajang The 7th International Conference on Agriculture and Bio-industry (ICAGRI) 2025, Rabu (8/11/2025).
Konferensi bergengsi ini mempertemukan peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi serta tantangan di sektor pertanian berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Mahrivito mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul:
“Operator Perception on Oil Palm Transportation in Sloping Lands Using Pivot Trailer and Reversible Wheels with the Nordic Body Map (NBM) Method.”
Penelitian ini menyoroti persepsi dan kenyamanan operator dalam pengangkutan kelapa sawit di lahan miring, dengan pendekatan ergonomi menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) untuk mengevaluasi tingkat kelelahan kerja serta risiko ergonomis yang mungkin terjadi.
Karya ini merupakan bagian dari kegiatan riset di bawah naungan Pusat Riset Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian (PUSMEPTAN) USK, yang fokus pada pengembangan inovasi mekanisasi pertanian tepat guna. Melalui kolaborasi ini, Mahrivito bersama timnya turut berkontribusi dalam mendorong efisiensi dan keamanan kerja di lapangan, khususnya di sektor transportasi hasil perkebunan di medan bertopografi sulit.
Partisipasi aktif Mahrivito dalam ICAGRI 2025 menjadi bukti kapasitas dan daya saing mahasiswa Aceh di kancah internasional, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi citra Fakultas Pertanian USK dan PUSMEPTAN. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkiprah dalam riset-riset global demi kemajuan pertanian Indonesia.(*)
