Pasar Murah Serentak, Berikut Titiknya di Banda Aceh

Jeumpa Media | Banda Aceh — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh menggelar program pasar murah secara serentak di 23 kabupaten dan kota di seluruh Aceh. Program ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 26–28 Mei 2025, dan bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Disperindag Aceh, Mohd Tanwier, menjelaskan bahwa pasar murah ini tersebar di dua hingga tiga titik lokasi di setiap kabupaten/kota, tergantung luas wilayah masing-masing. Melalui program ini, lima bahan kebutuhan pokok disubsidi pemerintah, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam.

“Tidak ada sistem paket. Masyarakat bebas memilih dan membeli komoditas sesuai kebutuhan, bahkan bisa membeli kembali selama stok masih tersedia,” jelas Tanwier.

Harga komoditas yang ditawarkan pun berada di bawah harga pasar. Analis Perdagangan Disperindag Aceh, Zakiy Afdhal, merinci bahwa beras dijual seharga Rp100.000 per 10 kg, gula pasir Rp30.000 per 2 kg, minyak goreng Rp35.000 per 2 liter, tepung terigu Rp10.000 per kg, dan telur ayam Rp40.000 per papan.

“Setiap titik pasar murah akan menyediakan pasokan harian berupa 3.800 kilogram beras, 1.000 kilogram gula pasir, 1.000 liter minyak goreng, 200 kilogram tepung terigu, dan 500 papan telur ayam,” ujar Zakiy kepada Jeumpa Media, Senin (26/5).

Warga Banda Aceh menyambut baik program ini. Nurbaiti, warga Gampong Jawa, menyatakan bahwa pasar murah sangat membantu dirinya dalam menyambut hari raya.

“Dengan Rp215.000, saya bisa membawa pulang lima jenis kebutuhan pokok. Ini sangat meringankan,” tuturnya, seraya berharap program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Untuk wilayah Banda Aceh, pasar murah digelar di tiga titik lokasi, yakni Kecamatan Kuta Raja, Kecamatan Kuta Alam, dan Kecamatan Syiah Kuala, sebagaimana diumumkan melalui akun Instagram resmi @perindag_aceh.

Program pasar murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.(Hul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *