Jeumpa Media | Aceh Utara – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda terus membantu pemulihan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan karya bakti pembersihan Masjid Kampung Tanah Merah, Kecamatan Langkahan, yang memasuki hari kelima pelaksanaan pada Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini melibatkan personel Kodim 0103/Aceh Utara bersama prajurit Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu. Masjid Kampung Tanah Merah sebelumnya terdampak banjir yang meninggalkan endapan lumpur cukup tebal, sehingga mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga dalam melaksanakan ibadah.
Pembersihan dilakukan secara intensif dengan menggunakan peralatan manual serta mesin semprot air bertekanan tinggi untuk membersihkan lumpur yang menempel di lantai, dinding, dan bagian bangunan lainnya.
Prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan seluruh area masjid sebagai wujud kuatnya semangat gotong royong.
Pada hari kelima pelaksanaan, sasaran pembersihan difokuskan pada bagian dalam masjid, sisi samping bangunan, serta area gudang. Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi agar proses pembersihan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Di sela kegiatan, prajurit TNI juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar masjid serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan pascabanjir. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, personel TNI memilih bermalam di balai desa setempat sehingga proses pembersihan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Hingga hari kelima, progres pembersihan menunjukkan hasil signifikan. Bagian dalam masjid telah dibersihkan sekitar 80 persen, sementara area depan dan samping masjid juga telah mencapai sekitar 80 persen penyelesaian.
Melalui kegiatan karya bakti ini, Masjid Kampung Tanah Merah diharapkan dapat segera difungsikan kembali sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana serta meringankan beban warga terdampak banjir.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat kembali menegaskan peran TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra dan pelindung rakyat dalam menghadapi serta bangkit dari bencana alam.(*)
