Jeumpa media | Jakarta – Penembakan di taman Philadelphia Barat, Pennsylvania, Amerika Serikat terjadi saat sejumlah muslim tengah merayakan Idul Fitri.
Dilansir dari detik, Komisaris Polisi Philadelphia Kevin Bethel mengatakan ada sekitar 1.000 orang yang berkumpul di lokasi saat insiden terjadi. Penembakan terjadi sekitar pukul 14.30, Rabu (10/4/2024) di Clara Muhammad Square.
Sementara itu, seorang perempuan mengatakan bahwa ada banyak anak-anak dan lansia di lokasi. Sebab, penembakan ini bertepatan saat keluarga muslim di AS merayakan Idul Fitri.
Dia menceritakan saat kejadian tersebut anak-anak sedang berlarian di taman bermain sementara orang tua mengobrol dengan teman-temannya. Kemudian terdengar suara tembakan, yang memicu kepanikan dan kekacauan. Orang-orang lantas langsung menyelamatkan diri.
Dua kelompok yang berada di taman mulai baku tembak. Namun polisi tidak yakin penembakan itu ada hubungannya dengan perayaan keagamaan ini.
Total ada lima orang ditangkap usai insiden penembakan ini. Polisi mengamankan tiga tersangka laki-laki dan satu tersangka perempuan yang sedang berlari. Polisi menemukan empat senjata. Dari empat tersangka tersebut, tiga di antaranya masih di bawah umur.
Petugas lain juga terlibat baku tembak dengan seorang tersangka laki-laki berusia 15 tahun, dan tersangka kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Satu orang dibawa ke rumah sakit dengan luka tembak di perutnya, kata Bethel. Ada lagi seorang remaja dibawa ke rumah sakit dengan luka tembak di tangannya. Keduanya dalam kondisi stabil.
