Peringati Hari Oeang ke 78, BFLF Terima Kunjungan Kemenkeu Aceh

Jeumpa Media | Banda Aceh – Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh melakukan kunjungan ke Rumah Singgah BFLF (Blood For Life Foundation) di Banda Aceh, dalam rangka Memperingati Hari Oeang ke- 78, Selasa (15/10/2024).

Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan lembaga sosial yang berperan besar dalam membantu masyarakat Aceh.

Founder BFLF Indonesia Michael Octaviano menyambut hangat para tamu dan menceritakan tentang sejarah panjang rumah singgah tersebut. Ia menjelaskan bahwa BFLF berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya warga yang membutuhkan tempat tinggal saat harus menjalani perawatan medis di Banda Aceh, terutama di RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA).

“Kami menyewa rumah di kawasan Lamprit yang ukurannya besar agar dapat menampung banyak pasien. Letaknya dekat dengan rumah sakit, sehingga memudahkan pasien yang membutuhkan pengobatan intensif,” ujarnya.

Michael juga mengungkapkan bahwa masa sewa rumah tersebut sempat habis pada Agustus lalu, namun berkat bantuan para donatur, BFLF dapat melanjutkan operasionalnya.

Selama bertahun-tahun, BFLF telah menampung pasien dari seluruh Aceh, dengan masa tinggal yang bervariasi, mulai dari beberapa bulan hingga dua setengah tahun. Hingga saat ini, operasional BFLF sepenuhnya bergantung pada swadaya masyarakat dan bantuan dari para donatur.

“Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah agar cita-cita negara dalam menjamin kesehatan masyarakat dapat terwujud. Banyak pasien dari daerah yang enggan berobat ke Banda Aceh karena terkendala tempat tinggal, padahal mereka sudah dirujuk ke rumah sakit provinsi,” jelas Michael.

Dalam sambutannya, Ridho Syafuddin, Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Pajak Kementerian Keuangan Aceh, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi BFLF dalam membantu masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kesempatan untuk berkunjung ke sini, sekaligus memperingati Hari Oeang ke-78. Saya lihat BFLF juga memiliki fasilitas seperti ambulans, ini sangat membantu dalam pelayanan kepada pasien,” ucap Ridho.

Ridho juga berharap kunjungan seperti ini bisa terus berlangsung dan menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga-lembaga sosial di Aceh.

“Semoga kunjungan kami dapat membawa manfaat dan kami siap mendukung BFLF dalam misinya,” tambahnya.

Adapun perwakilan dari Kemenkeu Aceh terdiri terdiri dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Aceh, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Aceh, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Aceh,
dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *