Jeumpa Media | Dunia, terutama Iran masih berkabung karena kepergian Presiden Iran Ebrahim Raisi yang meninggal disebabkan kecelakaan Helikopter pada hari Minggu kemarin. Topik tentang sosok ini masih hangat dibicarakan dan profilnya pun ramai dicari, Rabu (22/05/2024).
Agar semua orang lebih mengenal sosok hebat yang satu ini, berikut profil dan fakta Presiden Iran Ebrahim Raisi seperti yang telah dirangkum oleh Jeumpa Media.
1. Masa Kecil
Presiden Ebrahim Raisi lahir di Masyhad pada 14 Desember 1960. Lahir di keluarga agamis, ayahnya seorang ulama sehingga Raisi telah menerima pendidikan agama sejak kecil.
2. Keturan Nabi Muhammad
Pria berusia 63 tahun itu merupakan seorang Sayyid atau keturunan nabi Muhammad. Oleh sebab itu, ia sering terlihat menggunakan sorban hitam.
3. Murid Ayatulloh Ali Khamenei
Presiden yang menjabat dari 2021-2024 tersebut adalah murid dari Ayatullah Ali Khamenei, pemimpin otoritas tertinggi di Iran.
Awalnya, Raisi juga digadang-gadang akan menggantikan Ayatulloh Khamanei yang saat ini sudah berusia 85 tahun, namun sayang hal itu tidak dapat terwujud.
4. Riwayat Pekerjaan
Sebelum menjadi presiden ke-8 Iran, Raisi pernah menduduki jabatan sebagai Ketua hakim (2019-2021), jaksa agung (2014-2016), anggota majelis pakar (2007-2016) dan (2016-2024), wakil ketua hakim tingkat 1 (2004-2014), dan ketua jawatan pemeriksaan umum (1994-2004).
5. Anggota Termuda Komite Kematian
Di bawah pimpinan Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1988 ketika ia menjabat sebagai wakil jaksa agung Teheran, Raisi mengeluarkan dekrit yang mengadili ribuan tahanan yang telah menjalani hukuman penjara karena aktivitas politik.
Kebanyakan dari mereka adalah anggota kelompok oposisi sayap kiri Mujahedin-e Khalq (MEK), yang juga dikenal sebagai Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (PMOI).
Jumlah tahanan yang dieksekusi mati tersebut tidak diketahui, namun organisasi HAM mengatakan ada sekitar 5000 pria dan wanita yang dieksekusi.
6. Kronologi Meninggal
Pada hari meninggalnya, Raisi bersama pejabat lain sedang dalam tugas menuju ke perbatasan Azerbaijan untuk meresmikan sebuah proyek bendungan Qiz-Qalasi yang merupakan proyek bersama dengan pemerintah Azerbaijan.
Namun sayangnya, helikopter kehilangan kontak ketika dalam perjalanan pulang seusai menghadiri acara.
7. Pesawat Jatuh
Pada hari jatuhnya helikopter yaitu Minggu (19/05/2024) di wilayah Jolfa di provinsi Azerbaijan Timur, keberadaan presiden dan pejabat lain masih menjadi misteri.
Baru pada Senin (20/05/2024), tim penyelamat menemukan bangkai helikopter dan presiden serta penumpang helikopter lainnya dipastikan tidak ada yang selamat.
8. Penemuan jasad
Jasad presiden ditemukan dalam keadaan terbakar, namun masih dapat dikenali dan tidak perlu tes DNA.
9. Keadaan Iran Setelah Raisi Meninggal
Wafatnya Ebrahim Raisi membuat tangis warga Iran pecah, kecuali para penentang Raisi yang justru bahagia.
Warga yang bersedih tersebut berkumpul di Lapangan Valiasr, Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir.
Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber kemudian dikukuhkan menjadi presiden sementara oleh oleh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Tasya)
