Putroe Phang, Kisah Permaisuri Tercinta Sultan Iskandar Muda

Jeumpa Media | Rakan Jeumpa, pernahkah Rakan mendengar bunyi hadih maja “Adat bak Poteumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala, kanun bak Putroe Phang, reusam bak Laksamana”?

Lantas, tahukah Rakan bahwa sebenarnya, Putroe Phang yang dimaksud dalam bait tersebut merupakan nama dari seseorang? Agar Rakan tidak penasaran lagi, yuk simak uraian berikut ini, Kamis (05/09/2024).

Dilansir dari Sindonews, Putroe Phang berasal dari Kerajaan Pahang, Malaysia. Pada 1608-1636 M, Kesultanan Aceh yang memiliki kekuasaan hingga pesisir barat Sumatera Barat dan semenanjung Melayu berhasil menaklukkan Kerajaan Pahang. Kemudian, ia mendapatkan persembahan yaitu Putri Kamaliah yang pintar dan bijaksana.

Setelah menikah, Putroe Phang dibawa oleh Sultan Iskandar Muda ke istana Kerajaan Aceh di Banda Aceh.

Alkisah, setelah pindah, Putroe Phang merasa sangat rindu akan kampung halamannya. Oleh sebab itu, Sultan Iskandar Muda kemudian membangun sebuah taman yang menyerupai bukit-bukit di Pahang. Bahkan, taman tersebut masih bisa dilihat hingga hari ini.

Tidak banyak kisah yang menjelaskan mengenai istri Sultan Iskandar Muda yang satu ini. Namun, terdapat sebuah artikel menarik dari laman Sekretariat Majelis Adat Aceh.

Dijelaskan bahwa Putroe Phang berada di balik konspirasi hukuman pancung putra mahkota Kerajaan Aceh, Meurah Pupok.

Dikisahkan bahwa setelah Meurah Pupok dan Sultan Iskandar Muda wafat, Ratu Safiatuddin yang tidak percaya akan pernyataan bahwa kakak laki-lakinya berzina pun melakukan investigasi bersama pengawalnya.

Akhirnya, diketahui bahwa Meurah Pupok telah difitnah dan konspirasi jahat tersebut juga melibatkan Putroe Phang.

Setelah berhasil membongkar fitnah yang menjerat Meurah Pupok, Ratu Safiatuddin kemudian melaporkan hal tersebut kepada Tuha Peut Kesultanan dan ke seluruh Menteri Kerajaan Aceh.

Kemudian, putra Putroe Phang yang saat itu berkuasa, Iskandar Tsani akhirnya dimakzulkan. Tidak hanya itu, disebutkan pula jika Putroe Phang dan Nuruddin Arraniry lah yang telah menghasut sekaligus meracuni Sultan Iskandar Muda.

Karena penemuan konspirasi tersebut, makam Putroe Phang tidak diketahui hingga saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *