Jeumpa Media | Aceh Singkil – Setelah dikabarkan menghilang pada Jumat (09/08/2024) lalu, camat Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (16/08/2024) pukul 15.00 WIB.
Dilansir dari Kompas, setelah satu Minggu mencari, warga dikejutkan dengan penemuan jasad Mukhlis yang meninggal dunia dalam keadaan tergantung di pohon cemara sekitar 200 meter dari belakang sekolah.
Kasi Humas Polres Aceh Singkil, Augustinus Simangunsong, membenarkan informasi tersebut. Korban pertama kali ditemukan oleh tiga orang saksi bernama Herli, Herman, dan Nasmudin.
“Ketiganya merupakan rekan camat. Hingga kemarin mereka masih melakukan pencarian,” ujar Augustinus pada Sabtu (17/08/2024).
“Kondisi sudah meninggal dunia, dan badan yang sudah mulai menghitam,” tambahnya.
Sementara itu, setelah dilakukan visum, ditemukan bahwa Mukhlis meninggal akibat jeratan di lehernya dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuhnya.
“Dari hasil visum et repertum akibat kematian tersebut diakibatkan adanya jeratan di leher dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lain di tubuh mayat tersebut,” jelas Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto pada Minggu (18/08/2024).
Kemudian, dari hasil olah TKP, polisi menemukan adanya satu pasang sandal jepit merek Swallow, tali nilon warna biru, kaos warna hitam dan celana jeans ponggol.
Saat ini, penyidik Polres Aceh Singkil masih mendalami motif Mukhlis mengakhiri hidupnya.
“Penyidik Polres Aceh Singkil masih mendalami informasi dan keterangan dari pihak keluarga dan tetangga serta rekan kerja almarhum untuk dapat mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (Tsy)
